SEMIOTIKA. Ternyata tidak semua masyarakat akademik mengetahuinya, kecuali mereka yang berkecimpun pada dunia filsafat, humaniora, komunikasi dan sastra. Keempat jurusan ini barang kali yang lebih mengetahui seluk beluk kajian dan fokusnya. Bagi masyarakat pada umumnya, semiotika pastinya asing ditelinga mereka. Walaupun studi ini penting untuk mereka ketahui. Kenapa perlu, karena hampir setiap hal yang ada di alam raya ini berisi jabaran tentang semiotika. Sekecil apapun bahasan yang ada, pasti masuk dalam bahasan semiotika. Nah, sekarang, apa sih semiotika itu.? Mungkin diantara kita ada yang bertanya-tanya. Bukan hanya masyarakat umum, tetapi para mahasiswa filsafat khususnya, ternyata ada juga yang belum mengetahui apa itu semiotika. Dalam pembahasa ini, saya akan memaparkan dengan dua sudut pandang pengertian.
(Secara bahasa). Ungkapan lain selain kata bahasa untuk menetapkan
pengertian adalah makna secara leksikal atau etimologi. Ketiga kata untuk
pemakaian pengertian, boleh menggunakan kata “makna secara leksikal, makna
secara bahasa, dan makna secara etimologi”. Ketiga kosa kata ini memiliki arti
dan tujuan yang sama. Jika kata leksika, bahasa dan etimologi dilekatkan dengan
kata semiotika, maka maksudnya semiotika menurut leksikal, semiotika menurut
bahasa atau semiotika secara etimologi memiliki tujuan yang sama. Jadi, boleh
menggunakan salah satu dari ketiga kalimat ini untuk memberi arti pada suatu
bahasan yang kita inginkan khususnya secara bahasa.
Semiotika secara etimologi berasal dari kata semeion bahasa Yunani,
yang berarti tanda. Tanda sendiri didefinisikan sebagai sesuatu dalam kehidupan
sosial yang mewakili sesuatu yang lain. Pengertian ini hampir semakna dengan ungkapan
Charles Sanders Peirce bahwa semiotika adalah sesuatu yang bagi seseorang
mewakili sesuatu yang lain dalam beberapa hal yang lain atau kapasitas.
Contohnya: asap menandai adanya api, jejak kaki menandai adanya orang yang
sedang lewat dan kain putih yang diletakan didepan rumah menandakan ada yang
mati dan lain sebagainya. Demikian makna semiotika secara bahasa atau
etimologi.
Adapun (Secara Istilah). Dalam kata lain secara terminologi, Semiotika
adalah ilmu yang mempelajari sederetan luas objek-objek, peristiwa-peristiwa,
dan seluruh kebudayaan sebagai tanda.
Artinya, setiap objek, setiap peristiwa dan seluruh kebudayaan memiliki
makna. Makna-makna inilah yang dijabarkan dalam semiotika. Objek yang dimaksud
tidak hanya berkaitan dengan benda, melainkan juga komunikasi atau tutur kata,
bahkan mimik seseorang. Penjelasan ini menunjukkan semiotika cakupan kajiannya
sangat luas.
