Saturday, 28 May 2022

Sekilas Makna Semiotika

 SEMIOTIKA. Ternyata tidak semua masyarakat akademik mengetahuinya, kecuali mereka yang berkecimpun pada dunia filsafat, humaniora, komunikasi dan sastra. Keempat jurusan ini barang kali yang lebih mengetahui seluk beluk kajian dan  fokusnya. Bagi masyarakat pada umumnya, semiotika pastinya asing ditelinga mereka. Walaupun studi ini penting untuk mereka ketahui. Kenapa perlu, karena hampir setiap hal yang ada di alam raya ini berisi jabaran tentang semiotika. Sekecil apapun bahasan yang ada, pasti masuk dalam bahasan semiotika. Nah, sekarang, apa sih semiotika itu.? Mungkin diantara kita ada yang bertanya-tanya. Bukan hanya masyarakat umum, tetapi para mahasiswa filsafat khususnya, ternyata ada juga yang belum mengetahui apa itu semiotika. Dalam pembahasa ini, saya akan memaparkan dengan dua sudut pandang pengertian.


(Secara bahasa). Ungkapan lain selain kata bahasa untuk menetapkan pengertian adalah makna secara leksikal atau etimologi. Ketiga kata untuk pemakaian pengertian, boleh menggunakan kata “makna secara leksikal, makna secara bahasa, dan makna secara etimologi”. Ketiga kosa kata ini memiliki arti dan tujuan yang sama. Jika kata leksika, bahasa dan etimologi dilekatkan dengan kata semiotika, maka maksudnya semiotika menurut leksikal, semiotika menurut bahasa atau semiotika secara etimologi memiliki tujuan yang sama. Jadi, boleh menggunakan salah satu dari ketiga kalimat ini untuk memberi arti pada suatu bahasan yang kita inginkan khususnya secara bahasa.




Semiotika secara etimologi berasal dari kata semeion bahasa Yunani, yang berarti tanda. Tanda sendiri didefinisikan sebagai sesuatu dalam kehidupan sosial yang mewakili sesuatu yang lain. Pengertian ini hampir semakna dengan ungkapan Charles Sanders Peirce bahwa semiotika adalah sesuatu yang bagi seseorang mewakili sesuatu yang lain dalam beberapa hal yang lain atau kapasitas.

Contohnya: asap menandai adanya api, jejak kaki menandai adanya orang yang sedang lewat dan kain putih yang diletakan didepan rumah menandakan ada yang mati dan lain sebagainya. Demikian makna semiotika secara bahasa atau etimologi.

Adapun (Secara Istilah). Dalam kata lain secara terminologi, Semiotika adalah ilmu yang mempelajari sederetan luas objek-objek, peristiwa-peristiwa, dan seluruh kebudayaan sebagai tanda.

Artinya, setiap objek, setiap peristiwa dan seluruh kebudayaan memiliki makna. Makna-makna inilah yang dijabarkan dalam semiotika. Objek yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan benda, melainkan juga komunikasi atau tutur kata, bahkan mimik seseorang. Penjelasan ini menunjukkan semiotika cakupan kajiannya sangat luas.




Previous Post
Next Post

aninlihiofficial merupakan blog yang berkonsetrasi dalam bidang keilmuan, Budaya dan dakwah. dengan menyampaikan satu dua ayat. sebagaiman qaul yang sudah umum diketahui "balighu ani walau ayah" sampaikan walaupun satu ayat. mungkin satu ayat itu dimata orang kecil, tapi yakinlah hanya menyebar satu ayat itu saja sebenarnya hasil kebaikannya sudah berlipat ganda bagi orang yang menyebarkan. olehnya itu, penyebaran kebaikan yang sedikit ini, semoga menjadi amal yang belipat ganda disisi Allah swt

0 comments: