Dalam memenuhi tugas dakwah sebagai Dai Bimtal Kodam Pattimura Ambon hari ini Jum'at (28/03/2025) ust. Anin Lihi berkesempatan mengisi khutbah tentang "Serial Ramadhan Inilah Waktu Kita"
Jamaah shalat Jum'at Rahimakumullah
Siang ini kita bersyukur kepada Allah atas diberikannya nikmat kesehatan dan nikmat iman kepada kita. Sehingga, ketika azan dikumandangkan, Allah memanggil kita, iman itulah pendorongnya dan sehat sebagai sarana yang memudahkan kita melangkah menuju Rumah Allah melaksanakan shalat jum'at secara berjamaah.
Iman dalam konteks Nabi Muhammad pasang surut. Karena Iman itu rendah shalat yang dilalsaksanakan hanya Jum'at saja, karena imannya setengah mungkin ia hanya shalat maghrib dan isya saja, dan karena imannya mantap dan luarbiasa ia melaksanakan seluruh perintah shalat yang diwajibkan kepadanya, bahkan memuncak sampai ibadah sunnahpun dikerjakan. Semua bergantung pada tingkat keimanan masing-masing.
Hadirin shalat jum'at yang dimuliakan Allah
Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang diditipkan oleh Allah dalam hati keimanan yang kuat, sehingga diterpa dengan ujian apapun. Ujian kekurangan, rasa takut, lapar, kehilangan saudara, keluarga, anak dan istri, tidak menyebabkan kita semakin jauh dengan Allah, sebaliknya ujian itu semakin mendekatkan kepada Allah. Keimanan seperti itu yang mesti kita cari, kita jaga, dan kita pelihara, dan kita minta kepada Allah. Sehingga kita selalu istiqamah dalam melaksanakan kewajiban kita kepada Allah.
Hadirin Shalat Jum'at Yang dimuliakan Allah
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah. Kita berada di Bulan Ramadhan. Ini bulan penuh berkah dan mulia. Nah, tujuan utama bulan ini yaitu menjadi momen penting untuk menjadi manusia "la'allakum tattaquun" manusia yang semakin bertaqwa kepada Allah. Taqwa berarti lakukan perintah dan jauhi larangan. Karena itulah, bulan ini termasuk waktu yang sepatutnya kita jaga.
Waktu yang melekat dengan aktifitas kita terbagi atas tiga keadaan. Waktu lampau, terjadi atau berlalu, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang.
Dulu saat umur 15 tahun kita gagah, kulit kencang, rambut hitam, gigi utuh, mata terang, telinga masih mendengarkan pembicaraan sempurna, masih mampu memikul yang berat dan masih bisa melakukan perjalanan jauh. Sekarang semua itu hilang ditelan usia. Maksiat dan dosa hanya ada dalam penyesalan, ibadah dan kebaikan yang teringgal tak luput darinya. Penyesalan memang selalu muncul dari belakang.
Maka sisa usia itu, manfaatkan sekarang untuk bertaubat dan memohon ampun semoga seluruh dosa diampuni oleh Allah.
Sekarang adalah waktu kita, kita hanya punya detik ini, jam ini, dan hari ini. Sebentar, berikutnya, besok, minggu depan, dan seterusnya itu bukan waktu kita lagi. Manfaatkan waktu sekarang untuk segala aktifitas positif, karena jika menunggu nanti menjadi penyesalan. Umat Islam yang terbaik, selalu menjadikan waktu ini untuk memperbanyak kebaikan sebagai persiapan terbaik untuk menjalani waktu nanti.
Jamaah shalat Jum'at Rahimakumullah
Hari ini kita berada di bulan yang mulia, bulan ampunan, bulan penuh berkah, dan bulan penuh lipatan amal. Mari manfaatkan bulan ini untuk memaksimalkan kebaikan. Satu kebaikan di bulan ini sama dengan melakukan kebaikan 1000 bulan. Selama nafas berhembus taubat kita dengan nasuha pasti diterima, ini bulan kesempatan untuk menghapusnya.
Semoga amal ibadah dan amal baik kita diterima oleh Allah. Aamiin

