KUMPULAN TULISAN SISWA MATQ AL-ANSHOR LIANG
Nama-nama yang latihan menulis.
1. Abdul Hamid Rada
2. Tri Symamsudin Dandi Bahta
3. Gilan Hayoto
4. Gumilang Lamani
5. Hasan Tehuayo
6. Risal Rumbara
OLEH : ABDUL HAMID RADA
KELAS : KELAS XII (3)
Allah adalah Dzat yang menciptakan langit, bumi dan segala isinya. Sedangkan bumi termasuk yang diciptakan oleh Allah SWT. Begitu pula manusia, juga diciptakan oleh Allah SWT.
Adapun tujuan Allah SWT menciptakan bumi sebagai tempat persinggahan sementara bagi manusia dan makhluk lainnya. Selain itu, sebagai tempat untuk beribadah kepada-Nya. Bukan hanya manusia tetapi juga jin. Allah SWT berfirman:
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat ayat 56).
Rabu 17 Februari 2021
OLEH : DANDI BAHTA
KELAS : XII (3)
Allah SWT adalah Rabbul Aalamiin. Tuhan semesta alam. Diantara sekian banyak nama-nama-Nya yang mulia yaitu "al-Khalik" yang bearti Maha Pencipta.
Sedangkan bumi adalah ciptaan Allah SWT. sebagaimana Allah SWT berfirman al-Qur'an surat al-Baqarah Allah yang menciptakan langit dan bumi.
Tujuan Allah menciptakan bumi sebagai tempat manusia, sebab dialah yang ditunjuk sebagai khalifah. Hal ini dijelaskan dalam al-Qur'an ketika Allah bedialog dengan Malaikat. Allah berfirman.
"Aku hendak menjadikan khalifah di bumi (QS. Al-Baqarah/2: 30).
Maka manusia berkewajiban untuk tidak melakukan kerusakan. Sehingga sebagai hamba beriman, jangan sekali-kali melakukan kerusakan.
Hal ini untuk menghormati , bahwa Allahlah yang menciptakan bumi.
OLEH. : GILANG HAYOTO
KELAS : XII (3)
Allah adalah Tuhan kita. Selaku umat manusia, kita wajib beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya. Tentang hal ini, Allah berfirman: "Tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia, melainkan semata-mata hanya untuk beribadah kepada-Ku. (QS. Adz-Zaariat: 56).
Jikalau kita beribadah kepada-Nya janganlah kita menyekutukan-Nya (Syirik).
Syirik termasuk dosa terbesar dari segala macam dosa. Dan Allah akan mengampuni segala dosa, kecuali dosa syirik. Jadi selama kita masih hidup marilah kita bertobat dari dosa syirik, bertobak sebelum mati insya Allah akan diampuni oleh Allah. Jangan kita mati dalam keadaan syirik. Maka kita selaku umat muslim, harus mematuhi perintah Allah dan larangan-Nya.
Allah menciptakan bumi dengan segala macam isinya karena atas kehendak dan kekuasaan-Nya. Di bumilah tempat kita beribadah kepada Allah dan mencari penghidupan. Namun, bukan untuk bersenang-bersenang, melainkan untuk beribadah kepada-Nya. Karena kesenangan dunia hanyalah memperdaya. Sebagaimana firman Allah dalam Qur'an Surat al-Imran ayat 185. "tidaklah kehidupan dunia melainkan hanya kesenangan yang memperdaya."
OLEH : GUMILANG LAMANI
KELAS: XI (2)
Semua umat yang beragam meyakini bahwa Tuhan itu ada. Begitupula umat Islam. Umat Islam meyakini bahwa Allah adalah Tuhan seluruh alam. Dia merupakan Tuhan yang memberi rezki kepada semua makhluk cipataa-Nya.
Allah menciptakan bumi dengan segenap isinya untuk manusia. Di bumi inilah, manusia ditakdirkan untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi. Tentang ini Allah kisahkan dalam al-Qur'an surat al-Baqarah/2: 30. Bahwa Allah mengisahkan tentang penciptaan manusia dan bumi. Manusia akan dijadikan sebagai pemimpin. Berdasarkan penjelasan ini kita bisa berkesimpulan bahwa Allah adalah penguasa bumi dan manusia bertugas untuk menjaganya. Namun, sayangnya. Kita lalai dari perintah tersebut.
Sebagai hamba Allah mari kita tumbuhkan rasa tanggungjawab kita kepada Allah. Dalam rangka menjaga bumi dan melestarikannya dan tidak saling menumpahkan darah.
OLEH : HASAN TEHUAYO
KELAS : XII (3)
Allah SWT adalah dzat yang menciptakan bumi sebagai tempat persinggahan makhluk. Bumi adalah salah satu ciptaan Allah SWT yang paling besar. Kalau langit ditinggikan maka bumi Allah SWT hamparkan. Hal ini disebutkan didalam. Al-Qur'an Surat al-Ghasiyah.
Manusia sebagai makhluk Allah memiliki kelebihan tersendiri. Yang berbeda dengan makhluk lain, yakni otak dan akal.
Dan tahukah kalian ada satu makhluk yang diberikan kelebihan oleh Allah berupa otak dan akal, yaitu manusia. Dengan akal itulah manusia mampu menjalankan perintah Allah. Sebagai tujuan pencitaannya. Yakni beribadah kepada-Nya.
"Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku".
Diantara sekian banyaknya ciptaan Allah yang sudah ditetapkan sebagai takdir-Nya adalah bumi.
Bumi Allah takdirkan pada waktunya akan hancur, Allah berfirman:
"apabila bumi diratakan dan memuntahkan apa yang ada didalamnya dan menjadi kosong."
Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikam, kurang lebihnya saya mohon maaf. Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalaamu alaikum Wr. Wb.
OLEH : RISAL RUMBARA
KELAS XII (3)
Allah adalah dzat yang menciptakan langit dan bumi beserta makhlul yang ada didalmnya. Dari makhluk yang kecil, tinggi sampai yang besar.
Sedangkan bumi adalah makhluk Allah yang diciptakan sebagai tempat tinggal manusia untuk sementara waktu. Kebalikannya, akhirat adalah tempat tinggal yang selamanya.
Bumi, bukan tempat untuk bersenang. Tetapi, tempat untuk beribadah kepada Allah . Ibadah itu, sebagai rasa syukur kepada-Nya. Dan ibadah, merupakan parintah yang paling mulia. Allah berfirman:
"Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaku" (QS. Adz-Dzaariyat: 56).
Imam al-Ghazali berkata: "Jika kalian tinggal di bumi Allah, lantas enggan untuk beribadah kepada-Nya, maka carilah bumi untuk bersenang-senang dan tidak beribadah kepada-Nya.
Tapi kalau kalian ingin beribadah kepada Allah, maka beribadahlah. Sebab bumi yang kita pijaki ini hanyalah sementara dan akan mengalami kehancuran atau kiamat.
Allah berfirman: "Dan apabila bumi dirataka, dan memuntahkan apa yang ada didalamnya dan menjadi kosong" (QS. al-Insyiqaq: 3-4).
Insya Allah, ini saja yang sampaikan, apabila ada kata yang salah mohon di maafkan.
Hanya kepada Allah saya meminta Taufik dan pertolongan.
Wasallahu alaihi wasallam.
Wassalaamualaikum Wr. Wb.


0 comments: