Nama-nama yang latihan menulis
|
1. Abdullah Pellu 2. Ahmad Muzakir Facey 3. Dewa Adi Baskara 4. Hamid Amani 5. Irdam |
6. Kasim Rumadedey 7. Muamar Uje 8. Riswan Abdullah 9. Husen Seknun 10. Sukirman Zubair
|
Tulisan ini merupakan hasil latihan yang dilakukan oleh Siswa KELAS X (1) MATQ Al-Anshor Liang-Malteng. Urutan penulisannya berdasarkan urutan Abjad.
1. OLEH : ABDULLAH PELU
Allah SWT berfirman:
"Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. adz-Dzaariyat ayat 56).
Jadi, kita hidup di dunia ini untuk mencari bekal akhira. Lalu dengan cara apa?. Yakni, dengan cara beribadah kepada Allah.
Ibdah yang paling besar keutamaannya dari ibadah yang lain adalah shalat.
Apabila kita shalat. Seharusnya dilaksanakan dengan khusyu'. Untuk mendapatkan kekhusyuan ini, gerakan-gerakan shalat harus dilakukan dengan benar dan teliti.
Begitu banyak orang yang melaksanakan shalat. Tetapi, shalat yang mereka lakukan tidak diterima disisi Allah. Sebab, mereka lalai dalam shalat.
Karena kelalaian itulah, shalat yang mestinya bisa mencegah perilaku yang keji dan mungkar. Menjadi sia-sia. Sebagaimana Firman Allah didalam Surat al-Maun ayat 1-5.
Shalat yang benar dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
2. OLEH : AHMAD MUZAKIR FACEY
Shalat merupakan tiang agama. Pada zaman sekarang, kita sering melihat orang meninggalkan shalat. Padahal sudah jelas shalat itu wajib bagi setiap muslim.
Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang muslim tidak mampu menjaga shalat sehingga meninggalkannya. Diantara sebab-sebab itu antara lain. Sibuk dengan pekerjaan, mencari nafkah, dan lainnya. Betapa ruginya orang-orang seperti ini.
Padahal nilai-nilai shalat begitu jelas manfaatnya, dengan shalat orang bisa menjadi lebih baik, bisa tercegah dari perilaku keji dan mungkar.
"Bacalah yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-kitab (al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya, shalat itu mencegah perbuatan-perbuatan keji dan mungkar dan sesungguhnya mengingat Allah adakah lebih besar keutamaan-keutamaannya dari ibadah yang lain dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan." (QS. al-angkabut/29:45).
1. Shalat menghapus dosa-dosa kecil
2. Malaikat bersolawat kepada orang yang mengerjakan shalat.
3. Setiap langkah kaki orang yang pergi melaksanakan shalat akan ditinggikan derajatnya dan dihapuskan satu dosa sampai ke masjid.
Oleh karena itu, janganlah kita sering kali merasa malas dalam melaksanakan shalat.
3. OLEH : AHMAD MUZAKIR FACEY
Shalat merupakan tiang agama. Orang yang tidak mendirikan shalat maka ia telah merobohkan agama. Itu sepertinya terjadi pada zaman sekarang. Banyak sebagian orang lalai dan sering meninggalkan shalat. Padahal shalat sudah jelas wajib bagi setiap muslim.
Ada beberapa contoh yang menyebabkan orang lalai dan meninggalkan shalat. Meninggalkan shalat karena terlalu senang dengan dunia, sibuk dengan pekerjaan mencari nafkah, dll. Betapa ruginya orang-orang seperti ini. Mereka tidak hanya mendapatkan dosa karena meninggalkan shalat. Tetapi, juga tidak mendapatkan nilai-nilai dan manfaat shalat.
Shalat mencegah seorang hamba untuk melakukan perbuatan keji dan mungkar. Alkah berfirman:
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-kitab (al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan-perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Llah adalah lebih besar leutamaannya daripada ibadah-ibadah lainnya. Dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan. "(QS..al-Ankabut/29:45).
4. OLEH : DEWA ADI BASKARA
Berbicara tentang filosofi shalat. Alankah baiknya kita pahami dulu definisi shalat itu sendiri. Apa itu shalat?.
Shalat adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Shalat dimulai dari takbir dan diakhiri dengan salam.
Shalat juga merupakan amalan penentu dan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat. Jika shalat seorang muslim baik, maka kelak kebahagiaan hidup seseorang bisa dijamin. Namun, apabila shalatnya buruk, dipastikan pula kehidupan seseorang di akhirat itu akan sengsara.
Setelah memahami defenisi shalat yang telah dijelaskan, tentu kita telah mengetahui hakikat dari shalat itu sendiri.
Dari defenisi yang telah saya uraikan, mari kita tinjau kebelakang. Apa sebenarnya arti dari filosofi shalat itu?.
Filosofi bearti pemaknaan. Sedangkan shalat bearti doa. Bisa ditarik benang merah. Jadi, makna filosofi shalat adalah menghadirkan hati dan perasaan disaat berdoa atau melaksanakan shalat.
Kita tarik contoh sederhana. Ketika mengerjakan sesuatu, tetapi kita tidak menghadirkan keseriusan saat melaksanakan shalat, maka yang diharapkan dari pekerjaan itu tidak akan pernah sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tetapi, jika kita serius, tentu hasilnya memuaskan.
Dari contoh di atas, kita dapat menarik kesimpulan. Jika urusan pekerjaan kepada sesama manusia saja membutuh keseriusan dan kesungguhan. Apalagi sesuatu yang berhubungan dengan Allah Sang Pencipta.
Sudah seharusnya kita berpikir dan memaknai arti shalat. Supaya shalat itu, bisa menghadirkan nilai-nilai manfaat.
Apabila shalat seseorang iti benar, maka didalam kehidupannya selalu ada ketenangan. Sebaliknya, banyak yang keliru bagaimanapun hati akan gelisah.
Tak perlu kita berusaha untuk terlihat baik di mata manusia, namun hina di mata Rabb.
Pelajaran yang bisa kita petik dari filosofi shalat yang saya uraikan di atas adalah sempurnanya shalat merupakan kunci kebahagiaan yang diabaikan sebagian orang.
5. OLEH : HAIRUL HAMID AMANI
Didalam shalat kita bisa meminta pertolongan, rezeki dan cahaya untuk menerangi jalan hidup.
Sebagaimana hadits Nabi SAW dari Abu Malik al-Asy'ari RA.
'Wassholaatu Nuurun" shalat adalah cahaya (nur).
Kita bisa berkesimpulan bahwa seseorang bisa menerangi jalannya dengan shalat.
6. OLEH : IRDAM
Bismillahhirrahmanirrahim
Shalat merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap muslim. Karena shalat adalah pembena antara orang beriman dan kafir.
Shalat adalah gerakan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam.
Shalat bukan hanya gerakan yang tidak bermakna. Banyak sekali manfaat yang terkandung dalam shalat yang jarang diketahui.
Shalat secara fisik dapat menentramkan pikiran dan jiwa yang sedang terganggu.
Menurut Ilmu kedokteran, shalat yang dilakukan dengan baik dan benar, sesuai tuntunan Rasulullah SAW mampu melahirkan kekhusyuan. Sehingga orang yang shalat akan mendapatkan energi positif yang dapat memperbaharui syaraf-syaraf otak yang rusak atau bagian tubuh lainnya. Sehingga bisa menetralisir penyakit-penyakit yang ada didalam tubuh. Seperti demam, sakit kepala, sakit perut, struk dan lain-lain.
Secara rohani, shalat dapat mendekatkan hubungan seorang hamba dengan Rabnya. Sehingga orang yang dicintai Rabnya mudah mendapatkan Jannahnya.
7. OLEH KASIM RUMADEDEY
NILAI-NILAI SHALAT
Sholat adalah tiang agama. Umat Muslim berbondong-bondong mempelajari ilmu-ilmu agama. Tujuannya demi untuk mempertahankan ke-Tauhidan dan supaya bersitiqamah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya.
Orang yang mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya adalah orang yang beruntung. Karena mereka akan mendapatkan ketenangan hati dan jiwa. Allah berfirman:
"Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram." (QS. ar-Ra'ad/13:28)
Orang yang mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya adalah orang yang mendirikanb sahalat lima waktu dan amalan-amalan sunnah.
Orang yang tidak shalat mengikuti godaan setan. Orang yang tidak shalat hati mereka tidak tenang, terus menerus diganggu oleh setan laknatullah.
Olehnya itu, saudaraku kaum muslimin, supaya kita tidak termakan rayuan setan, mari kita selal ingat kepada Allah semata.
Yang membaca tulisan semoga mendapatkan keberkahan dan pemahaman yang mudah
OLEH : MUAMAR UJE
Shalat adalah ketentutan yang
harus dilaksanakan oleh semua muslim. Barang siapa tidak melaksanakan shalat maka
dia bukanlah orang muslim yang beriman kepada Allah SWT. Orang yang tidak
melaksanakan shalat tidak akan mendapatkan jaminan ketika dia meninggal dan tak
akan masuk kedalam surga.
Persiapan-persiapan
yang harus dilakukan sebelum shalat.
1.
Mandi dengan bersih
2.
Berpakaian dengan rapi, harum dan bersih
3.
Mengambil air wudhu dengan tertib
4.
Jauhkan dari najis apapun
5.
Menjauhkan dari hal-hal yang haram
6.
Bertauhid yang lurus dan benar
OLEH : Riswan Abdullah
Menurut saya dalam gerakan-gerakan
dan cara-cara shalat terdapat filosofinya. Filosofi bisa bermakna cinta. Karena
ia berasal dari kata philein (cinta). Jadi seseorang yang melaksanakan shalat
harus memaknai gerakan-gerakan shalat dengan cinta. Supaya hadir kekhusyuan.
Kalua dilihat, gerakan shalat
seperti ketika berdiri tegak dan tangan dilipat pada dada atau perut. Berdirinya
seperti huruf alif. Tegak lurus.
Dari segi kesehatan, sujud dalam
shalat bisa menimbulkan kesehatan otak dan pikiran. Sebab shalat bisa menenangkan
hati. Kesehatan otak dan pikiran, itu dipengaruhi oleh ketenangan hati. Shalat juga,
dapat menghadirkan cahaya hati.
Shalat termasuk ibadah yang
sangat penting. Karenanya begitu banyak ayat al-Qur’an membahasnya. Ada yang
berbentuk perintah. Misalnya dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 9-10.
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila telah disuruh untuk melaksanakan
shalat pada hari jum’at, maka bersegerahlah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah
jual beli. Yang demikian itu, lebih baik bagimu jika kamu mengerti”. Apabila
shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu dibumi dan carilah karunia
Allah dan ingatlah Allah agar kamu beruntung.”
Ayat ini menerangkan kepada kita
untuk senantiasa ingat kepada Allah. Memang itu harus. Sebab, Allah tak pernah
melupakan kita.
Allah memerintahkan kita untuk
beribadah shalat dan berjanji untuk memberikan ganjaran keuntungan kepada kita.
Perintah ini diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau ke Sidratul Muntaha yakni langit ke tujuh
melalui perantara malaikat Jibril. Pada awalnya perintah shalat 50 rakaat, lalu
karena pertimbangan untuk tidak memberatkan umat manusia, maka diringkas
menjadi 5 rakaat saja.
Nabi Muhammad mengajarkan bahwa
shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab kelak oleh Allah SWT.
OLEH : HUSEN SEKNUN
Bismillahirrahmanirrahim
Shalat dapat membuat kita menjadi
baik. Amal-amalan lainpun juga akan menjadi baik seiring baiknya amalan shalat.
Shalat adalah kewajiban yang
tidak boleh ditinggalkan. Orang yang meninggalkan shalat akan mendapatkan dosa.
Bahkan termasuk dosa besar. Seorang muslim
yang baik harus mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Beribadah dan
tidak menyekutukannya dengan sesuatupun.
Kita harus mengerjakan shalat,
supaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT. Lengkap lima kali sehari
semalam. Shalat lima waktu.
Kita perlu memahami bahwa,
kelalaian shalat terletak pada kemalasan kita. Makanya, kalua adzan sudah
terdengar, langsung bergegas dan jangan menundanya. Memenuhi panggilan Allah
SWT penting, walaupun kita sedang mengerjakan pekerjaan penting apapun. Jangan kita
mengikuti contoh yang tidak baik. Menjadi orang yang lalai.
Orang yang mengerjakan shalat
pasti mendapatkan imbalan diakhirat kelak. Maka dunia yang sementara ini jangan
menyebabkan kita lalai. Kita harus beribadah kepada Allah dengan maksimal. Terutama
shjalat dinilai paling penting.
OLEH : SUKIRMAN ZUBAIR
Bismillahirrahmanirrahim
Shalat termasuk rukun Islam yang wajib
dikerjakan oleh setiap muslim. Jika kita amati, shalat sendiri adalah gerakan
tubuh yang dimulai dari takbiratul ihram sampai dengan salam yang dilakukan
pada waktu-waktu yang sudah ditentukan.
Shalat merupakan tanda ketundukan
seorang hamba kepada Rabnya.


0 comments: