Oleh : Risal
Rumbara
Islam adalah agama yang penuh dengan ilmu. Sumber ilmu berasal
dari wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat
Jibril AS. Oleh karena itu, setiap ucapan yang keluar dari mulut nabi SAW
merupakan wahyu atau yang Allah berikan langsung kepadanya. Sebagaimana Allah
berfirman:
$tBur ß,ÏÜZt Ç`tã #uqolù;$# ÇÌÈ ÷bÎ) uqèd wÎ) ÖÓórur 4Óyrqã ÇÍÈ
Artinya: “Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut keinginannya, tidak
lain adalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.” (QS. An-Najm: 3-4).
Oleh karena itu, barang siapa mengambil ilmu yang diajarkan Nabi Muhammad
SAW, maka dia telah mengambil bagian dari dunia dan akhirat.
Ketahuilah, bahwasannya warisan terakhir para nabi kepada umatnya, bukan
dinar dan dirham, tetapi warisan terakhir adalah ilmu. Oleh karen itu, menuntut
ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Sebab, dengan ilmu seseorang bisa
mengetahui yang halal dan haram. Nabi SAW bersabda:
“Menuntut Ilmu itu, wajib wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Majah)
Dengan menuntut ilmu, seseorang juga akan diangkat
derajatnya oleh Allah SWT.
Æìsùöt ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_uy 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ×Î7yz ÇÊÊÈ
“Niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu
diantara kalian beberapa derajat. (QS. Al-Mujadilah: 11).
Maka belajarlah, jika engkau ingin menjadi orang yang besar dan mulia. Sesungguhnya
seseorang tidak dilahirkan dalam keadaan ia berilmu. Sebagaimana, berkata
seorang penyair.
تَعَلَّمْ فَلَيْسَ الْمَرْءٌ يُوْ عَالِمًا
“Belajarlah karena seseorang tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu”
Jika kalian ingin menggenggam dunia, maka raihlah dengan belajar yang
sungguh-sungguh dan giat.
“Barangsiapa yang ingin dunia, maka dia harus mendapatkannya dengan ilmu,
dan barangsiapa yang ingin akhirat maka dia harus mendapatkannya dengan ilmu”.
Dan barangsiapa ingin keduanya maka harus dengan ilmu.”
Ini saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kata-kata yang
salah. Hanya kepada Allah saya memohon taufik dan pertolongan.

0 comments: