Sunday, 19 October 2025

Doa untuk Acara

 بسم الله الرحمن الر حيم   . الحمد لله رب العالمين .  اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Wahai Tuhan yang Maha Terpuji

Sungguh kami memuji dan menyanjung-Mu dengan segenap pujian. Engkaulah pemilik keagungan, pencipta dan pemilik alam semesta, pelimpah berjuta rahmat dan berkah, pemberi Ilmu dan rezki, menakdirkan kami di siang ini berjumpa dan bertemu bersilaturahmi dalam kegiatan Sekolah Gandong. Harapan kami, keberkahan dan semoga perjumpaan ini menjadi momen terbangunnya persaudaraan kami di Maluku. 




Wahai Tuhan Yang Maha Melindungi

Sungguh kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari akal yang tidak mampu memahami hikmah, dari hati yang tak mampu memasukan iman, dari jiwa yang tidak tenang dan dari doa-doa kami yang tak terijabah.


Wahai Tuhan pemilik hikmah dan kesejukan

Karuniakan kami keluasan ilmu dan wawasan yang menjadi penyejuk hati dan pencerah, berilah kekuatan kepada kami  dalam beramal hingga menjadi ladang yang menghasilkan, hiasilah kami kesabaran dan kelembutan, berikan kami derajat yang mulia dan teguhkan kedudukan kami dengan takwa dan kesalehan, perindah kehidupan kami dengan kesehatan jasmani dan rohani serta cahaya spritual, tebarkanlah kami nilai-nilai agama yang tumbuh subur.


Wahai Tuhan yang Maha Melihat

Tampakkan kepada kami kebenaran yang terhalangi dan anugrahi kami mengikutinya dengan daya dan kekuatan, perlihatkan pula kebhatilan dan anugrahi kami kemampuan menghindarinya. Kami meminta berkah ilmu.




Wahai Tuhan Yang Maha Pengampun

Kami memohon ampunan dari segala dosa dan kesalahan kami, kedua orang tua kami, guru-guru kami, para tokoh-tokoh agama dan bangsa, para pemimpin dan segenap rakyat yang beriman.

ربنا اتنا فى الدنيا حسنة و فى الآخرة حسنة وقنا عذاب النار. وصلى الله على سيدنا محمد المصطف محمد والحمد لله رب العالمين

Anin Lihi. MAg. 

Saturday, 18 October 2025

Lounching Pendidikan Al-Qur'an, Sabtu Jadi Hari Qur'an Bagi Sekolah Lingkup Alhilaal Pusat Ambon

Pendidikan Al-Qur'an Alhilaal Pusat Ambon

Berdasarkan kesepakatan Yayasan, Tim Qur'an, dan Kepala Sekolah Lingkup Alhilaal Ambon tentang pelaksanaan pengkhususan pembelajaran Qur'an hari sabtu. Yayasan dan Sekolah-Sekolah Alhilaal lingkup Alhilaal Pusat Ambon Lounching Pendidikan Al-Qur'an. Lounching ini dilaksanakan pada hari Sabtu, (17/10/2025). 



Dalam acara tersebut hadir Ketua Yayasan Alhilaal Pusat Ambon, Ust. Drs. H. Hadi Basalamah, M. Fil. I. Sekaligus membuka lounching Pendidikan Al-Qur'an, Ka. Koordinator Pendidikan Al-Qur'an Alhilaal, Ust. Anin Lihi, S.A., S. Fil. I., M. Ag, Kepsek SD 1, SD 3, SMP, dan SMA Alhilaal Pusat Ambon, Kasim Umanailo, S. Pd., Djabida Tuasamu, S. Pd., Dra. Suhartini, M. Pd., Djaleha Sangaji, S. Pd. dan seluruh Tim Pendidikan Al-Qur'an dan dewan guru Alhilaal Pusat Ambon. 

Sebelum melounching Program Pendidikan Al-Qur'an Ketua Yayasan dalam sambutannya menaruh harapan besar terhadap Pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak. Anak-anak Alhilaal harus fasih dalam membaca al-Qur'an. Hanya dengan Qur'an kita bisa bangun keberkahan Pendidikan Alhilaal. 

 Ia menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru untuk mendukung dan berkomitmen dalam pelaksanaan program dengan menghadirkan kedisiplinan dan niat ikhlas dalam mendidik Qur'an anak-anak. Begitupula orangtua agar hadir melihat dan memperhatikan anak-anaknya masing-masing, jangan membiarkan mereka berkeliaran seperti ayam kehilangan induknya. Demikian juga para siswa agar memberitahukan kepada orang tua, kalau di sekolah sudah ada program pendidikan Al-Qur'an yang wajib diikuti. 

Jiwa anak-anak ini masih suci, olehnya itu mari kita isi dengan al-Qur'an supaya mereka tidak materialis, sekuler dan radikal. Jadikan anak-anak ini sebagai aset amal yang nanti memakaikan mahkota kepada kedua orang tuanya dan menjadi penolong kelak karena telah menguasai al-Qur'an kepada yang mengajarkannya. Dengan al-Qur'an tidak ada lagi jalan terbaik, mari kita bina anak-anak kita ini dengan al-Qur'an supaya otak mereka cerdas, spiritual mereka hidup, dan berkarakter yang baik. Mereka menjadi penerus, jadi kita sebagai orang tua dan guru harus siap, jika tidak anak-anak menjadi rusak, bahkan mereka tidak bisa mendoakan kedua orangtuanya. 

 Harapannya kepada seluruh siswa untuk disiplin waktu, hadir ke sekolah di awal waktu sesuai jam yang telah ditentukan. Supaya anak-anak bisa maksimal dalam belajar al-Qur'an. Imbuhnya. 

Ketua Yayasan menutup sambutannya dengan memohon semoga seluruh kepala sekolah, guru, dan siswa diberi kesehatan, keberkahan, dan kekuatan. 

Sementara itu, Ust. Anin Lihi saat memimpin doa, sebelum kegiatan lounching ditutup. Ia menyampaikan semoga Lounching Pendidikan Al-Qur'an Alhilaal Lingkup Alhilaal Pusat Ambon membawa keberkahan, terbangun komitmen, kekuatan, dan kesabaran. Sehingga Pendidikan al-Qur'an menghasilkan anak-anak yang cerdas pengetahuan, cerdas spiritual, dan memunculkan Akhlakul Karimah bagi siswa. 

Setelah doa dipanjatkan, Ust. Baharuddin Lessy, selaku pelaksana Pendidikan Al-Qur'an langsung mengarahkan siswa ke Aula untuk melaksanakan pembiasaan shalat dhuha dan selanjutnya setelah dhuha dibagi berdasarkan kelas maaing-masing untuk mengikuti pembelajaran Al-Qur'an dan Iqra. 

Program ini merupakan program wajib Yayasan Alhilaal Pusat Ambon untuk mencerdasakan pengetahuan umum dan spiritual masyarakat. 

Mari bergabung belajar bersama di Sekolah Lingkup Alhilaal Pusat Ambon. Tersedia Dua Unit Sekolah Dasar, satu SMP dan SMA. Untuk mengunjungi Sekolah, bisa langsung ke alamat, Jl. Antoni Rebok, Kelurahan Honipopu, Kec. sirimau, Kota Ambon. Yang terpenting dari Informasi ini. Sekolah Alhilaal Pusat Ambon merupakan Sekolah yang berusaha mencetak siswa yang lancar membaca al-Qur'an dan menghafalnya. Ini merupakan kesempatan terbaik bagi bapak ibu memasukkan anaknya di Alhilaal Pusat Ambon. Mereka diberikan pengetahuan umum sebagaimana sekolah-sekolah lainnya, sekaligus dibekali kemampuan membaca dan menghafal al-Qur'an serta kebiasaan beribadah melaksanakan shalat berjamaah. 


 



Friday, 17 October 2025

Dzikir Setelah Sholat Sesuai Sunnah Rasulullah

 

أَسْتَغْفِرُ اللهَ 


“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). 

  اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” 

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

“Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.” 


سُبْحَانَ اللهِ (33 ×)

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (33 ×)

اَللهُ أَكْبَرُ (33 ×)

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Maha Suci Allah (33 x), segala puji bagi Allah (33 x), Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Faedah: Siapa yang membaca dzikir di atas, maka dosa-dosanya diampuni walau sebanyak buih di lautan.  Kata Imam Nawawi rahimahullah, tekstual hadits menunjukkan bahwa bacaan Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu akbar, masing-masing dibaca 33 kali secara terpisah. 

أَ عَوْ ذُ بِاللهِ مِنَ اشَّيْطَا نِ الرَّجِي

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَ رْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِ ذْنِهٖ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ ۚ وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا ۚ وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ


"Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 255)

Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas 

بِسم الله الر حمن الر حيم

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ

اَللّٰهُ الصَّمَدُ 

لَمْ يَلِدْ ۙ وَلَمْ يُوْلَدْ 

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

 Baca 3x


“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas: 1-4)

بِسم الله الر حمن الر حيم

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ 

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ 

وَمِنْ شَرِّ غَا سِقٍ اِذَا وَقَبَ 

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ 

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ 

وَمِنْ شَرِّ حَا سِدٍ اِذَا حَسَدَ

  3x baca

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5)

بِسم الله الر حمن الر حيم

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّا سِ 

مَلِكِ النَّا سِ 

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَا سِ ۙ الْخَـنَّا سِ 

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَا سِ ۙ الْخَـنَّا سِ 

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّا سِ 

مِنَ الْجِنَّةِ وَا لنَّا سِ

 Baca 3x

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An Naas:1-6)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (Dibaca setelah salam dari shalat Shubuh).  

Thursday, 16 October 2025

Tim Pendidikan Al Qur'an dan Kepala SD I, SD III, SMP, dan SMA Alhilaal Ambon Bangun Komitmen Program Qur'an

Pendidikan Al-Qur'an Alhilaal Pusat Ambon


Dalam rangka membangun siswa yang berjiwa Qur'ani dan berakhlakul Karimah. Hari ini Kamis, (16/10/2025) Tim Pendidikan Al-Qur'an dan Kepala-Kepala Sekolah lingkup Alhilaal Pusat Ambon laksanakan pertemuan persiapan pelaksanaan program pembelajaran Al-Qur'an.
Dalam pertemuan tersebut hadir Ka. Koordinator Pendidikan Al-Qur'an Ust. Anin Lihi, S. A., S. Fil. I., M.Ag, Ka. Sekretariat Kantor Yayasan, Halija Selehulano, Amd., Kepsek SD III, SMP, dan SMA, Djabida Tuasami, S.Pd., Dra. Suhartini, M. Pd., dan Jaleha Sangaji, S. Pd.
Dalam Pertemuan itu, Ka. Sekretariat Yayasan Halija Selehulano mewakili ketua Yayasan Alhilaal Pusat Ambon menyampaikan pesan kepada kepsek dan Tim Qur'an untuk tetap komitmen dan semangat mengawal jalannya program. Semua yang dilakukan merupakan amal jariyah dan pembuka pintu rezeki dunia dan akhirat.



Pertemuan itu merupakan kelanjutan dari pertemuan dengan Yayasan pekan lalu. Sekaligus sebagai himbauan dan bentuk ketegasan serta keseriusan pelaksanaan program pembiasaan Qur'an dan program Pembelajaran Qur'an perdana di hari sabtu, (18/10/2025).
Membaca SOP Program Pendidikan Al-Qur'an, Ust. Anin Lihi meminta kepada seluruh Tim dan Kepala-kepala sekolah untuk memberikan masukan dan saran perbaikan SOP sebelum disahkan oleh ketua Yayasan.
Ust. Baharudin Lessy, selaku Tim Pendidikan Qur'an, sebagaimana usulan Kepsek SD Alhilaal 3 Ambon, menghimbau agar semua tetap disiplin. Selain itu, Ia menyampaikan kepada seluruh kepsek untuk menginformasikan kepada orang tua siswa mengenai seragam, bekal makanan dan buku pedoman Pendidikan Al-Qur'an.
Pada umumnya, seluruh kepala sekolah mendukung Program Pendidikan Al-Qur'an. Namun, semua butuh dukungan dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak. Yayasan, Tim Qur'an, Sekolah, Siswa, dan Orang Tua Siswa saling mendukung baik tenaga maupun finansial.



Terdapat beberapa program yang berjalan, baik pembiasaan setiap hari atau pembelajaran hari sabtu khusus semuanya saling terkait dan saling menguatkan. Semoga berjalanan program mampu merubah karakter dan semangat siswa menjadi lebih baik lagi. 
Adapun Program tersebut yakni: 1. Pembelajaran Iqra, 2. Membaca dan menghafal Al-Qur'an, 3. Praktek Pembiasaan Wudhu dan Sholat (Dhuha dan Zuhur), Menghafal Asmaul Husna, dan Menghafal nama-nam surat beserta artinya. Semua ini merupakan program wajib yayasan yang wajib diikuti dan dipelajari seluruh siswa Alhilaal Ambon. 
Program ini bertujuan membangun kompetensi siswa terhadap al-Qur'an, Praktek Keagamaan, dan pola pembangunan karakter siswa. 

Semoga kita diberikan kekuatan dan keistiqomahan. Aamiin. 


Monday, 13 October 2025

Syafari Dakwah: Untuk Apa Shalat?

 


Untuk apa Sholat? ini mungkin tidak cocok untuk dijadikan sebuah judul artikel atau berita. Tapi, setidaknya ini bisa menjadi pemantik bagi hati dan pikiran untuk menggali lebih jauh tentang proses dan tujuan seseorang melaksanakan shalat dan mengapa ia mesti melaksanakannya. 

Tepat pada hari Selasa (14/10/2025) Ust. Anin Lihi, S.A., S.Fil.I., M. Ag., berkesempatan mengisi ceramah di Masjid Al-Hijrah Jiku Besar, Kab. Buru. Keesokan harinya, sebelum ia balik ke Ambon, tepat pada hari Rabu (15/10/2025) ia mengumandangkan Adzan Zuhur di Masjid Agung Al-Buruj Kota Namlea. Semua yang dilakukannya dalam rangka Syafari Dakwah. Dimanapun berada dakwah merupakan kewajiban semua umat Islam. Model dakwah boleh berfariasi, diskusi, dialog, khutbah, dan ceramah. Atau dengan model lain juga bisa. Yang penting sesuai syari'at dan jelas tujuan dakwahnya.


 

Pada judul Ceramah yang disampaikannya, Ust. Anin Lihi mencoba memantik konsetrasi jamaah, untuk berpikir lebih dalam tentang tujuan shalat.

Dalam ceramah itu, ia menyampaikan bahwa ia berdiri dihadapan jamaah bukan bertujuan menasehati, melainkan hadir untuk saling ingat mengingatkan. Sebab, disadari atau tidak, manusia dilekatkan namanya dengan kata lupa. Memang ini sudah menjadi tabiatnya. Karena itulah, ia hadir memberikan ceramah dihadapan jamaah, semoga menjadi alarm yang membangunkan kelupaan dan semoga menjadi amal jariyahnya.

Shalat bagi ustadz Anin Lihi adalah instrumen perjumpaan dengan Allah. 24434 merupakan kata sandi yang wajib dimiliki oleh setiap umat Islam. Kata sandi inilah kunci surga dunia dan akhirat. Ia ibarat nomor telpon yang menghubungkan komunikasi langsung antara hamba dengan Tuhannya, mengomunikasikan problem, kebutuhan, keinginan dan pikiran positif lainnya. Selain nomor itu, ada juga panggilan darurat, dengan nomor 2. 

Angka 24434 itu nomor yang wajib dihubungi. Sedangkan angka 2 merupakan nomor telpon yang disunnahkan untuk dihubungi.

Perlu diketahui bahwa komunikasi yang dilakukan bukan sekedar komunikasi jarak jauh, seperti seseorang dengan handponenya menghubungi rekannya di tempat yang berbeda. Komunikasi dengan Allah adalah komunikasi langsung, komunikasi satu arah, dalam kata lain terjadi dialog langsung. Tetapi, tetap butuh pelaksanaan 24434 secara rutin dalam sehari semalam 5 kali dengan rincian 2 Subuh, 4 Zuhur, 4 Ashar, 3 Maghrib, dan 4 Isya. Jadi, angka 24434 bukan sekedar angka, tetapi terdapat sikap spiritual yang dipraktikkan melalui gerakan khusus dan zikir-zikir yang sudah ditentukan prosesnya berdasarkan penetapan hukum Allah. 24434 yang dimaksudnya adalah shalat lima waktu

Proses pelaksanaan sholat dilalui dengan beberapa tahapan. Langkah utama yang wajib diperhatikan adalah kesucian. Suci hati, suci diri, suci pakaian dan suci tempat. Langkah berikutnya gerakan, selanjutnya bacaan, Qur'an, zikir dan doa. Langkah terakhir dilakukan secara berurutan (tertib). 



Seiring dengan tujuan shalat sebagai instrumen perjumpaan dengan Allah memang suci menjadi jalan masuk dan itulah tujuan shalat. Allah adalah zat yang Maha Suci dan hanya bisa dijumpai dengan kesucian. Antara suci dan suci pasti bertemu dan semakin suci. Sedangkan suci dan kotor jika menjadi sesuatu yang menjijikan. Ibarat terang dan terang semakin saling memberi terang, sedangkan gelap dan terang berjumpa akan redup.

Seseorang baru bisa berjumpa dan mampu melihat-Nya kecuali dengan kesucian. Inilah mengapa toharah menjadi materi utama yang harus dipelajari. Seseorang tidak mungkin bisa melihat Allah jika ia hadir dalam kondisi kotor. Akan ada dinding penghalang yang memagarinya dengan Allah jika kesucian tidak diperhatikan. 

Sebelum menemui Allah, bila junub harus mandi suci, terkena najis harus istinja, berhadas harus dibersihkan, dan ingin shalat harus berwudhu, semua ini merupakan langkah penting perjumpaan dengan Allah.

Hadir dengan kesucian dapat menghadirkan ketenangan, itu tujuan lain dari shalat. Membuka pintu ketenangan. Seseorang yang gunndah gulana, resah dan gelisah dapat dihilangkan dengan shalat. Demikian merupakan amalan para sahabat dan orang-orang 'Alim. Saat mereka ditimpa musibah, lantas musibah itu menggelisahkan hati mereka. Maka mereka langsung shalat 2 rokaat dengan hajat agar diberi ketenangan. Jadi shalat dijadikan solusi ketenangan jiwa. Sebagaimana disebutkan dalam Muassatur Risalah, disadur dari Nu Online, disebutkan dalam sebuah hadits. 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ ابْنِ الْحَنَفِيَّةِ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ أَبِي عَلَى صِهْرٍ لَنَا مِنْ الْأَنْصَارِ فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَقَالَ يَا جَارِيَةُ ائْتِينِي بِوَضُوءٍ لَعَلِّي أُصَلِّي فَأَسْتَرِيحَ فَرَآنَا أَنْكَرْنَا ذَاكَ عَلَيْهِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قُمْ يَا بِلَالُ فَأَرِحْنَا بِالصَّلَاةِ

 

Artinya, “Dari Abdullah bin Muhammad bin al-Hanafiyah, ia berkata, ‘Aku masuk bersama ayahku menemui kerabat kami dari kalangan Anshar. Ketika waktu shalat tiba, ia berkata, ‘Wahai pelayan, bawakan aku air wudhu agar aku bisa shalat dan merasa tenang.’ Kami melihatnya dan merasa aneh dengan perkataannya itu, lalu ia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Bangunlah, wahai Bilal, tenangkanlah kami dengan shalat’.” (Hadits riwayat Ahmad dalam Musnad-nya, [Beirut: Muassasatur Risalah, 1999], jilid XXXVIII, hal. 225). 

Demikian tujuan shalat, minimal ada tiga yang dapat kita pahami. Pertama; Shalat menjadi Inatrumen perjumpaan dengan Allah. Kedua; Shalat bertujuan menyucikan diri, dan Ketiga; Shalat bertujuan menghadirkan ketenangan. 

Wallahu a'lam bisshowab

Ust. Anin Lihi kemudian menutup kultum itu dengan mengajak jamaah membaca doa Kafaratul Majlis

Sunday, 12 October 2025

Syafari Dakwah: Khutbah Singkat: Dalam Dirimu Ada Sedeqah



Syafari Dakwah
: Khutbah Jum'at, Masjid Al-Hijrah Kampung Jawa



Dakwah merupakan perintah Allah yang sepatutnya dipahami oleh setiap orang Islam sebagai kewajiban. Jika mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyampaikan dakwah melalui Khutbah, Ceramah, Kajian, dan diskusi-diskusi keagamaan Islam. Ia bisa berdakwah dengan harta dan aspek yang nampak dari dirinya, misalnya senyuman, cara berpakaian, sikap baik, dan sapaan salam itu termasuk dakwah. 

Syafari dakwah kali ini, bertepatan pada Hari Jum'at, (10/10/2025) Ust. Anin Lihi, S. A., S.Fil. I., M. Ag. diberi kesempatan oleh Allah mengisi khutbah di Masjid Al-Hijrah Kampung Jawa. 

Apa yang melatar belakangi tema khutbahnya yaitu sering kali ketika ia datang di suatu tempat, masjid, kantor, komplek, dusun, desa dan berbagai tempat lainnya. Seringkali suasana begitu kaku dan tegang. Saat disapa dengan salam, lalu bersalaman dan senyuman. Sapaan, salaman, dan senyuman itu terkadang tidak dibalas. Wajah tetap kaku dan tegang. Padahal menjawab salam itu wajib, bersalaman itu menggugurkan dosa, dan senyum itu sedekah. Bahkan ketiga hal ini dijadikan oleh nabi sebagai ciri umat Islam yang baik. Berdasarkan realitas inilah ust Anin Lihi berpikir bahwa tema yang tepat menurutnya "Khutbah Singkat: Dalam Dirimu Ada Sedeqah."


Dalam proses khutbah sebagaimana kebiasaan, ia memulai dengan salam, lalu puji-pujian kepada Allah, shalawat, syahadat dan pesan taqwa. Lalu mengucapkan. 


Jamaah Shalat Jum'at Rahimakumullah


Siang ini patut kita bersyukur kepada Allah, kita termasuk orang-orang yang dipilih, dimudahkan dalam beribadah, dibuka hatinya menerima iman, dan telinganya senang mendengarkan azan. Karena itulah, hari ini kita rela dan ikhlas meninggalkan seluruh aktifitas kita memenuhi panggilan Allah. 

Kita hadir di masjid ini menjadi tamu-tamu yang dijamu dan dilayani Allah. Kedatangan kita diganjari imbalan yang berlipat ganda. 

Namun, kita juga tidak luput dari pengamatan Allah. Mana diantara kita yang datang membawa keikhlasan dan mana yang hadir membawa kemunafikan. Yang ikhlas pulang membawa pahala dan munafik pulang membawa dosa. Yang ikhlas pulang membawa ketenangan jiwa dan yang munafik pulang tetap dalam kegalauan. Olehnya itu, hadirkan ikhlas karena Allah dalam beribadah. 



Hadirin shalat Jum'at Rahimakumullah

Perlu diketahui bahwa Allah memberikan ganjaran pahala sebenarnya secara cash. Hanya saja wujudnya tidak nampak. Orang yang shalat berjamaah diberikan ganjaran 27 pahala dan bagi yang datang diawal waktu diberi hadiah onta yang sangat mahal. Perumpaan ini berfungsi sebagai motivasi bagi kita. Dan diyakini ganjaran pahala itu pasti adanya sekecil apapun, walaupun hanya sebesar biji zarrah

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَا لَ ذَرَّةٍ ۚ وَاِ نْ تَكُ حَسَنَةً يُّضٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَّدُنْهُ اَجْرًا عَظِيْمًا

"Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan (sekecil zarrah), niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 40).

Terutama bagi kehadiran kita hari ini, pulang kita minimal bisa membawa ketenangan. 

Semua orang menghadapi problem, masalah, dan ujian. Gundah gulana, galau, gelisah, resah, stres, pusing dan kecewa pasti adanya. Semua itu hanya bisa ditangani dengan kedekatan kepada Allah dan masjid itulah tempat terbaiknya. Dengan shalat kita selesaikan seluruh problem kita. 

Hadirin shalat Jum'at Rahimakumullah

Marilah kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah dengan senantiasa mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

Sebagaimana tema yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Sedekah tidak boleh dibayangkan hanya pada infaq harta atau uang, dan pada waqaf tanah. Sikap baik kita bisa bernilai sedekah. Artinya seluruh aspek diri kita bisa bernilai sedekah. Misalnya, dengan fisik kita membantu pekerjaan Masjid, sebagai tukang pikul semen, bertugas menangani campuran, mengangkat ember, melipat besi tiang, memotong, dan merakit, memikul bambu, mengecet dan memasang tangga pengecoran semua itu sedekah. Pada nasehat, ucapan yang baik, salam, sapa, dan senyum itu semua sedekah. 

Tabassamuka fi wajhi akhika laka shodaqah 

"Senyummu dihadapan saudaramu adalah sedeqah." (HR. Turmudzi, no. 1956) . 

Jadi, pancaran wajah manis yang ditampakkan kepada saudara sesama muslim merupakan sedekah.

Tapi, terkadang kita mau senyum saat menjumpai atau dijumpai orang lain berat. Terkadang orang yang menyalami kita dengan senyum, muka kita masih tetap datar. Apalagi orang yang menjumpai kita belum kita kenal. Mungkin itu bukan kebiasaan kita atau tak biasa kita lakukan. Namun selaku umat muslim kepada muslim lainnya kita harus belajar. 

Senyum dan bermuka manis harus disadari sebagai perintah Allah. Senyum atau bermuka manis itu bukan hanya kepada yang kita kenal, yang tidak kita kenalpun juga harus disapa dan disenyumin. Saat berpapasan ucapkan salam dan saat berjabat tangan senyum. Bikin muka manis. Mengapa?, karena nabi bersabda:

Jangan anggap remeh kebaikan, walaupun bikin muka manis (senyum) saat berbicara dengan saudaramu sesama muslim. Perbuatan tersebuk termasuk kebajikan. (HR. Abu Daud, no. 4084) .

Senyum merupakan cirikhas umat Islam, saat berjumpa, saling menghadap, berpapasan dimana saja, minimal kalau tidak mengucapkan salam dan berjabatan tangan, paling tidak senyum. Mengapa?, karena senyum yang terpancar dari wajah itu menyenangkan hati orang lain. 

Yang dingini Allah dan nabi kita dengan ibadah, sedekah, shalat, dan ibadah lainnya dapat memancarkan sikap, perilaku atau akhlak yang baik. Apalah artinya shalat, puasa, zakat, infak, sedekah, dan ibadah jika dikomplek kita masih saling benci, dengki, dan bermusuh-musuhan. Tidak ada hasil ibadah, kecuali kita saling cinta dan sayang kepada satu dan lainnya. 

Bagaimana cara agar kita saling cinta mencintai?, caranya senyum, salaman, ucapan salam, mendoakan keselamatan, dan mengucapkan kata-kata yang baik. Menanyakan kabar, mengucap selamat, mudah-mudahan Allah berkahi, umur Allah perpanjang, dan dimudahkan rezekinya, itu ucapan sepeleh. Tapi, semua itu berorientasi menyenangkan hati orang lain. Bersedekah bukan melulu harta, senyum itu sedekah dan memiliki banyak pahala.

Tapi, kalau kita ingin menginfakkan harta atau mewakafkannya itu jauh lebih bagus. Sebab, orang yang berani mengeluarkan hartanya akan diberi balasan berlipat ganda oleh Allah. Dari 1000 rupiah bisa berlipat menjadi 70.000 hingga 700.000. Satu biji ditanam mengeluarkan tujuh tangkai, Masing-masing tangkai keluar 100 biji, dihitung seluruhnya menjadi 700. Sebagaimana Allah berfirman:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَا للّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ  ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261).

Infak yang kita berikan dilipatgandakan berlipat-lipat oleh Allah. Tetapi, kita diuji dengan pahala. Kalau para pedagang dan pengusaha. Keuntungannya langsung diterima. Namun, pahala wujudnya gaib, butuh iman dan keyakinan. 

Pulang kita ke rumah, rasanya kita tidak membawa apa-apa. Memang begitulah ujiannya. Pahala bukan sesuatu yang dapat diindra, pahala sifatnya ruhiah. Yang dapat menerima pahala itu hanya orang yang beriman. 

Berbeda dengan para pedagang, pulang dari pasar, toko, mol, dan kios membawa uang. Hasil dagangan langsung dapat dilihat, dipegang, dan dirasakan. 

Ini sepertinya yang membuat malas orang shalat berjamaah di masjid. Seandainya, Allah langsung nampakkan wujud pahala, setelah shalat langsung Allah berikan pahala 27 derajat. Diganti dengan misalnya 27 juta rupiah. Setelah shalat langsung dibagikan. Mungkin akan banyak yang tidak akan meninggalkan shalat berjamaah. 

Karena wujud pahala tidak terlihat, kita sering merasa tidak termotivasi. Jangankan rumah yang agak jauh, seseorang yang rumahnya berdampingan dengan Masjid, perjalanan hanya sejingkal saja berat bagi seseorang untuk memenuhi panggilan Allah. 



Apa yang menyebabkan itu, jawabannya adalah iman dan taqwa. Imbalan pahala tidak terlihat. Pahala hanya bisa dilihat oleh seseorang yang telah memiliki iman dan taqwa. Dengan iman dan taqwa seseorang akan mudah mengkalkulator amal ibadah yang dilakukannya. Sebagaimana para pedagang mampu mengkalkulator keuntungan usahanya. 

Semoga Allah memberkahi dan memudahkan langkah kita dalam melaksanakan perintah Allah dan diberi ganjaran yang sesuai dengan keikhlasan kita. Aamiin. 

Friday, 10 October 2025

Literasi Qur'an: Realisasi Klasifikasi Jenjang Al Qur'an dan Iqra SD, SMP, dan SMA Alhilaal Pusat Ambon

Pendidikan Al-Qur'an Alhilaal Pusat Ambon

Menindak lanjuti pertemuan Yayasan, Tim Pendidikan Al-Qur'an, dan Kepala-kepala sekolah lingkup Alhilaal Pusat Ambon pada Hari Kamis, (09/10/2025) tentang Penerapan Pendidikan Qur'an di lingkup Sekolah Alhilaal Pusat Ambon. Hari ini Sabtu, (11/10/2025) Tim Pendidikan Al-Qur'an Laksanakan Tes kompetensi kemampuan bacaan Qur'an siswa.

Dalam merealisasikan keseriusan itu, Ketua Yayasan Alhilaal Pusat Ambon Ust. Drs. H. Hadi Basalamah, M.Fil.I. turut serta melaksanakan uji kemampuan siswa tersebut. Ketua Yayasan Alhilaal berharap program Pendidikan Al-Qur'an dapat dilaksanakan oleh seluruh sekolah-sekolah Yayasan Alhilaal di seluruh provinsi Maluku. Namun, tidak secara frontal, program perlahan-perlahan dimulai dari Sekolah lingkup Alhilaal Pusat Ambon sebagai contoh, mudah-mudahan program berhasil dijalankan. Semoga program ini membawa berkah bagi sekolah dan seluruh orang-orang yang terlibat dalam program. Imbuhnya.

Pada proses tes itu, seluruh staf yayasan, kepala-kepala sekolah dan seluruh guru terlibat mengontrol menertibkan siswa, terima kasih staf yayasan dan guru-guru yang hebat.

Membantu proses percepatan tes itu, Ust. Anin Lihi dan Ust. Baharuddin Lessy terlibat menangani siswa. Khususnya SD Alhilaal 1 ditangani oleh ust. Baharudin dan SD Alhilaal 3 ditangani oleh Ust. Anin Lihi. Sementara SMP dan SMA ditangani oleh Ust. Hadi.

Tujuan tes itu untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an dan mempermudah pengklasifikasian kelompok belajar Qur'an dan Iqro siswa bagi Tim Pendidikan Al-Qur'an berdasarkan jenjang pendidikan. 

Seusai proses tes itu, Tim Pendidikan Al-Qur'an dan yayasan kembali melakukan pertemuan untuk membahas keberlanjutan program dan teknis penerapan proses pembelajaran. 

Disepakati oleh Tim dan Yayasan jika tidak ada kendala, pelaksanaan program akan dilaksanakan pada hari Sabtu, (18/10/2025). 



Ka. Koordinator Pendidikan Al-Qur'an, Ust. Anin Lihi, S.Fil. I., M.Ag berharap kepada seluruh Tim untuk berjuang dan bersabar dalam menangani anak-anak nanti. Ia juga berharap kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa untuk mengawal, mengontrol, dan mendukung keberlangsungan program pendidikan Al-Qur'an tersebut. 

Semua yang dilakukan oleh Yayasan dan Tim Pendidikan Al-Qur'an bertujuan menanamkan pengetahuan yang baik kepada siswa dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur'an. Sehingga terbentuk siswa yang cinta kepada Allah dan cinta terhadap Al-Qur'an untuk keselamatan hidupnya dunia dan akhirat. 





Thursday, 9 October 2025

Yayasan Alhilaal Pusat Ambon Bangun Komitmen Pendidikan Al-Qur'an bagi sekolah di Lingkup Yayasan Alhilaal Pusat Ambon

 Dalam merealisasikan program pendidikan Qur'an di lingkup Yayasan Al Hilaal, Yayasan Alhilaal Pusat Ambon bersama Tim Pendidikan Al-Qur'an lakukan pertemuan persiapan program Pendidikan Al-Qur'an.



Pertemuan itu berlangsung pada hari Kamis (09/10/2025). Dihadiri oleh Ketua Yayasan Al Hilaal Pusat Ambon, Ust. Drs. H. Hadi Basalamah, M. Fil. I., Ka. Sekretariat Yayasan, Halija Selehulano, Amd., Ka. Koordinato Pendidikan Al-Qur'an Ust. Anin Lihi, S.A., S.Fil.I., M. Ag, Kepala-Kepala Sekolah lingkup Sekolah Alhilaal Pusat Ambon, dan Tim Pendidikan Al-Qur'an.

Dalam pertemuan itu, Ketua Yayasan menekankan pentingya pembelajaran al-Qur'an menjadi program wajib Yayasan yang harus dilaksanakan di lingkup sekolah. Sistem pengajaran dibagi perkelompok berdasarkan klasifikasi kemampuan baca qur'an siswa. Tiap siswa ditangani oleh tiap guru, dari apel pagi, shalat dhuha, hingga proses pembelajaran berlangsung khususnya pembelajaran di hari sabtu.

Sebelum proses belajar mengajar al-Qur'an diambil oleh guru kelompok, siswa diarahkan ke lapangan mengikuti apel pagi, lalu menghafal Asmaul Husna dan nama surat secara bersama-sama. Setelah itu, seluruh siswa diarahkan untuk berwudhu sebelum melaksanakan shalat dhuha di mushollah. Masing-masing guru kelompok semua berperan mengasawi kelompoknya masing-masing dari proses apel pagi sampai proses belajar mengajar Qur'an selesai.
Adapun pembiasaan baca al-Qur'an yang sudah berjalan setiap hari tetap dilaksanakan. Jangan ada kesan sudah belajar di hari sabtu lalu di hari lainnya diabaikan. Ujarnya.


Ketua Yayasan juga menegaskan kepada seluruh guru di lingkup Alhilaal untuk merubah minsed berpikirnya ke pola pikir pengabdian. Bukan berorientasi pada gaji. Sebab, sebesar apapun gaji, kalau pengabdian bukan menjadi motivasinya program seindah apapun sulit terlaksana dengan baik dan maksimal.


Sementara itu, kepsek SD Alhilaal 3, Djabida Tuasamu, S. Pd mengusulkan komitmen seluruh sekolah di bawah naungan Yayasan Alhilaal untuk mengikuti program Qur'an. Dari program itu diharapkan menghasilkan Hafidz dan hafidzah, lalu selanjutnya diadakan khataman atau wisuda tahfidz bagi siswa yang telah lulus pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Kelulusan itu, diberikan bukti sertifikat tahfidz atau kelulusan Qur'an bagi siswa yang telah menghafal al-Qur'an.
Seiring dengan itu, Ka. Koordinator Pendidikan Al-Qur'an menyarankan kepada kepala-sekolah, guru-guru, dan siswa untuk membaca dan memahami Visi Misi Yayasan Alhilaal dan Visi Misi sekolah. Kedua Visi Misi tersebut harus saling menguatkan dan singkron.
Ia juga menegaskan bagi sekolah-sekolah yang telah menghidupkan program Pendidikan Al-Qur'an agar mengedukasi siswa menghafal Asmaul Husna dan nama-nama surat beserta artinya sesuai buku pedoman belajar Al-Qur'an yang telah disusun oleh Tim Pendidikan Al-Qur'an.


Pembentukan program Pendidikan Al-Qur'an yang sudah berjalan dan yang baru dicanangkan akan dilakukan tes/uji kompetensi Qur'an siswa pada hari sabtu (11/10/2025) nanti, itu menjadi star awal pelaksanaan Pendidikan Qur'an di Sabtu-Sabtu berikutnya.
Doa dan harapan semoga Program Al-Qur'an membangun motivasi dan berkah bagi seluruh pengajar dan Yayasan Alhilaal. Sehingga sekolah-sekolah Alhilaal menjadi sekolah unggul dan memiliki keterampilan Qur'an.





Thursday, 27 March 2025

Khutbah Jum'at Singkat: Serial Ramadhan Inilah Waktu Kita

Dalam memenuhi tugas dakwah sebagai Dai Bimtal Kodam Pattimura Ambon hari ini Jum'at (28/03/2025) ust. Anin Lihi berkesempatan mengisi khutbah tentang "Serial Ramadhan Inilah Waktu Kita"



Jamaah shalat Jum'at Rahimakumullah

Siang ini kita bersyukur kepada Allah atas diberikannya nikmat kesehatan dan nikmat iman kepada kita. Sehingga, ketika azan dikumandangkan, Allah memanggil kita, iman itulah pendorongnya dan sehat sebagai sarana yang memudahkan kita melangkah menuju Rumah Allah melaksanakan shalat jum'at secara berjamaah. 

Iman dalam konteks Nabi Muhammad pasang surut. Karena Iman itu rendah shalat yang dilalsaksanakan hanya Jum'at saja, karena imannya setengah mungkin ia hanya shalat maghrib dan isya saja, dan karena imannya mantap dan luarbiasa ia melaksanakan seluruh perintah shalat yang diwajibkan kepadanya, bahkan memuncak sampai ibadah sunnahpun dikerjakan. Semua bergantung pada tingkat keimanan masing-masing. 


Hadirin shalat jum'at yang dimuliakan Allah

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang diditipkan oleh Allah dalam hati keimanan yang kuat, sehingga diterpa dengan ujian apapun. Ujian kekurangan, rasa takut, lapar, kehilangan saudara, keluarga, anak dan istri, tidak menyebabkan kita semakin jauh dengan Allah, sebaliknya ujian itu semakin mendekatkan kepada Allah. Keimanan seperti itu yang mesti kita cari, kita jaga, dan kita pelihara, dan kita minta kepada Allah. Sehingga kita selalu istiqamah dalam melaksanakan kewajiban kita kepada Allah. 


Hadirin Shalat Jum'at Yang dimuliakan Allah

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah. Kita berada di Bulan Ramadhan. Ini bulan penuh berkah dan mulia. Nah, tujuan utama bulan ini yaitu menjadi momen penting untuk menjadi manusia "la'allakum tattaquun" manusia yang semakin bertaqwa kepada Allah. Taqwa berarti lakukan perintah dan jauhi larangan. Karena itulah, bulan ini termasuk waktu yang sepatutnya kita jaga. 


Waktu yang melekat dengan aktifitas kita terbagi atas tiga keadaan. Waktu lampau, terjadi atau berlalu, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang. 

Dulu saat umur 15 tahun kita gagah, kulit kencang, rambut hitam, gigi utuh, mata terang, telinga masih mendengarkan pembicaraan sempurna, masih mampu memikul yang berat dan masih bisa melakukan perjalanan jauh. Sekarang semua itu hilang ditelan usia. Maksiat dan dosa hanya ada dalam penyesalan, ibadah dan kebaikan yang teringgal tak luput darinya. Penyesalan memang selalu muncul dari belakang.

Maka sisa usia itu, manfaatkan sekarang untuk bertaubat dan memohon ampun semoga seluruh dosa diampuni oleh Allah. 

Sekarang adalah waktu kita, kita hanya punya detik ini, jam ini, dan hari ini. Sebentar, berikutnya, besok, minggu depan, dan seterusnya itu bukan waktu kita lagi. Manfaatkan waktu sekarang untuk segala aktifitas positif, karena jika menunggu nanti menjadi penyesalan. Umat Islam yang terbaik, selalu menjadikan waktu ini untuk memperbanyak kebaikan sebagai persiapan terbaik untuk menjalani waktu nanti. 


Jamaah shalat Jum'at Rahimakumullah

Hari ini kita berada di bulan yang mulia, bulan ampunan, bulan penuh berkah, dan bulan penuh lipatan amal. Mari manfaatkan bulan ini untuk memaksimalkan kebaikan. Satu kebaikan di bulan ini sama dengan melakukan kebaikan 1000 bulan. Selama nafas berhembus taubat kita dengan nasuha pasti diterima, ini bulan kesempatan untuk menghapusnya. 

Semoga amal ibadah dan amal baik kita diterima oleh Allah. Aamiin

Wallahu a'lam


Tuesday, 21 June 2022

Bahasa Arab (اَلْوَانٌ )Warna-Warna dan (أَلْأَرْقَامُ) Angka 11-20

1-20

مُؤَنَّثٌ

Perempuan

اَلْوَانٌ

Warna-Warna

مُذَكَّرٌ

Laki-Laki

 

سَوْدَاءُ


 

Hitam


أَسْوَدُ

 

حَمْرَاءُ


 

Merah

 

أَحْمَرُ

 

بَيْضَاءُ


 

Putih

 

أَبْيَضُ

 

 


خَضْرَاءُ



Hijau


أَخْضَرُ


سَمْرَاءُ









Coklat 



أَسْمَرُ


زَرْقَاءُ



Biru

 أَزْرَقُ

صَفْرَاءُ


 

Kuning

أَصْفَرُ

بَنَفْسَجِيَّةُ


 

Ungu

بَنَفْسَجِيُّ

زَهْرِيَّةُ


 

Pink

زَهْرِيُّ

رَمَادِيَّةٌ



 

Abu-Abu


أَرْمَدُ




أَلْأَرْقَامُ

Angka-Angka

11

Sebelas

أَحَدَ عَشَرَ

۱۱

12

Dua Belas

إِثْنَةَ عَشَرَ

٢۱

13

Tiga Belas

ثَلَاثَةَ غَشَرَ

٣۱

14

Empat Belas

أَرْبَعَةَ عَشَرَ

٤۱

15

Lima Belas

خَمْسَةَ عَشَرَ

٥۱

16

Enam Belas

سِتَّةَ عَشَرَ

۱٦

17

Tujuh Belas

سَبْعَةَ عَشَرَ

٧۱

18

Delapan Belas

تِسْعَتَ عَشَرَ

۸۱

19

Sembilan Belas

سَمَانِيَةَ عَشَرَ

۹۱

20

Dua Puluh

عِشْرُوْنَ

٢٠