Tuesday, 17 August 2021

Menjauhi Minuman Keras, Judi dan Kekerasan: Untuk Sehat Jasmani Rohani, Tentram dan damai

  

Islam berasal dari kata aslama, yuslimu, islaaman, yang berarti selamat, tunduk dan patuh. Arti ini sangat berhubungan dengan aturan dan norma agama. Maka, orang yang menginginkan keselamatan diri, keluarga dan negara harus tunduk dan patuh pada  aturan, norma dan norma agama. Umat Islam, memiliki kewajiban untuk patuh pada perintah dan larangan yang telah ditetapkan oleh Allah dalam agama Islam. Perintah dan larangan Allah sangat banyak, diantaranya perintah berkasih sayang dan larangan melakukan kekerasan.

Sumber kekerasan berasal dari kejahatan dan sumber kejahatan salah satunya berasal dari minuman keras. Bahkan Rasululullah Saw menyebut minuman keras dengan "ummul khobaaits" induk dari segala kejahatan. Karena itulah, Islam begitu tegas melarang mengonsumsi minuman keras. Artinya perbuatan meminum khamar adalah HARAM.

Nabi Saw bersabda: Setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap yang memabukkan adalah haram. (HR. MUSLIM). 

Meminum khamar termasuk perbuatan keji, dengannya setan bermaksud menanamkan permusuhan dan kebencian. Sehingga bisa saja kekerasan itu berakhir dengan perbuatan saling membunuh satu sama lain.

Sementara Allah sangat melarang perbuatan membunuh. Dan orang yang membunuh diancam oleh Allah. Sesama muslim tidak boleh saling membunuh. Justru mereka harus saling menghormati. Sebab, nilai orang muslim begitu besar. Rasulullah Saw tegas dalam haditsnya.

Artinya: Dari al-Bara bin Azib, Sesungguhnya Rasulullah Saw. pernah bersabda: "Kehancuran dunia (nilainya) lebih ringan di sisi Allah dari pada seseorang membunuh seorang mukmin tanpa hak." (HR. Ibnu Majah).

Bayanyangkan dunia yang begini besarnya, didalamnya ada emas, permata, ada mutiara, ada apartemen, ada hotel, ada segala macam fasilitas mewah, dan masih banyak lagi fasilitas menarik lainnya. Namun, nilainya kecil, walau ia hancur dan tenggelam dari alam semesta, nilai manusia mukmin tetap masih lebih besar. Semua isi dunia itu tidak memiliki nilai apa-apa di mata Allah. Karena itu, jauhilah sumber kejahatan dan kekerasan. Jauhi minuman keras. Agar kita jauh dari sikap jahat dan kemungkinan membunuh. 

Sementara penelitian kesehatan menunjukan bahwa minuman keras berdampak merusak jaringan otak dan menimbulkan penyakit hati. (http//:eprints.ums.ac.id). Bayangkan, hati yang sehat dan otak yang cemerlang jadi rusak syaraf-syarafnya. Tentu secara kesehatan, rusak yang dimaksud rusak hati dan otak jasmani, yang sifatnya kasat mata. 

Adapun dari sisi agama minuman keras tentu lebih berbahaya lagi dampaknya. Menggelapkan hati, merusak akhlak, meracuni pikiran dan memudahkan jalan godaan setan. Rusaknya rusak rohani. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَا لْبَغْضَآءَ فِى الْخَمْرِ وَا لْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ ۚ فَهَلْ اَنْـتُمْ مُّنْتَهُوْنَ

"Dengan minuman keras dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan sholat, maka tidakkah kamu mau berhenti?" (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 91) * Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com.

Ada beberapa pelajaran yang dapat dipahami dari ayat ini, antara lain. 

Pertama: Setan mudah mempengaruhi peminum khamar dan judi untuk melakukan permusuhan dan menebar kebencian. Tahukah kita bahwa orang yang membenci seseorang pasti mencari berbagai cara untuk melakukan kekerasan pada orang yang dibencinya dan bahkan bisa pada tingkat membunuh. Sebab musuh tak akan pernah menginginkan kebaikan pada lawannya. Setan adalah musuh yang nyata (innahu lakum 'aduwwummubiin). Maka "fajtanibuhu" jauhi dia. 

Kedua: Minuman keras dan judi sebagai jalan untuk menghalangi jalan mudah seseorang mendekatkan diri kepada Allah. Menjadi sulitlah seseorang dekat dengan Allah. Sebab, suatu perbuatan keji dan kotor tidak diaukai dan sangat dibenci oleh Allah. Allah suci dan senang terhadap kesucian. Jadi yang kotor dan yang najis secara fitrah tidak mungkin bisa dalam satu tempat yang sama. Ini terinspirasi dari alasan bahwa "attuhuru syatrul iiman" suci adalah bagian dari iman.

Ketiga: Minuman keras dan judi sebagai jalan membuat seseorang malas untuk melaksanakan sholat. Bagaimana tidak, setan sudah memperdayakannya. Yang paling didengar bukan lagi nasehat Allah. Tapi, nasehat setan laknatullah. Na'udzùbillah. Karena itu, walaupun adzan dikumandangkan disamping telinganya, dianggapnya seruan ysng tak penting. 

Terhadap minuman keras kita harus siaga satu agar ingatan kita kepada Allah tidak terganggu. Jangan pernah mencoba untuk menyentuhnya, supaya tidak timbul kebiasaan yang menjadi candu. Jika ini terjadi, sulit rasanya dihilangkan. Karena itu, sekali lagi  jangan pula mencoba-coba.

Jelas sekali bahaya minuman keras dan judi. Keduanya ditulis oleh Allah dalam ayat yang sama dan berdekatan urutannya. Keduanya, sama-sama berfungsi merusak. Kemungkinan besarnya, kalau orang sudah suka meminum minuman keras berarti suka juga dengan judi. Atau sebaliknya kalau sudah suka judi, pasti mengonsumsi minuman keras juga. 

Universitas Melbourne, Australia pernah melakukan penelitian tentang judi. Penelitian itu menyimpulkan bahwa hampir setengah dari anggota keluarga yang memiliki kebiasaan berjudi mengalami kekerasan. Sejumlah kerabat bahkan melaporkan bahwa mereka sangat prustasi dengan masalah judi. Keluarganya menjadi hancur dan anak-anaknya menanggung penderitaan berkepanjangan. 

Menjadi jelaslah bagi kita bahwa keluarga yang berjudi terancam menjadi objek kekerasan terhadap anak pada umumnya di masyarakat. Bagaimanapun kekerasan, pertengkaran, dan pertikaian tidak dibenarkan dalam Islam. Kekerasan hanya akan menyuburkan benih-benih dendam yang berkepanjangan dan tak berujung. Bahkan terkadang kekerasan bisa berujung pembunuhan. Hal ini tentu membuat kita tidak nyaman. Seorang muslim mestinya menjadi pelopor terwujudnya kedamaian di keluarga, di lingkungan tempat belajar, dan masyarakat sekitar. Pada ayat di atas, minuman keras dan judi termasuk dua perkara yang sama-sama memiliki dampak membahayakan. Masing-masing dampaknya menimbulkan kekerasan. 

Jauhi minuman keras, judi dan kekerasan. Dekati Masjid dan makmurkan, agar hati tenang tentram hingga timbul sifat kelembutan.



Saturday, 14 August 2021

ICMI Maluku Gelar Rapat Pelantikan: Harapannya Gubernur Maluku Hadir Memberi Sambutan

 

Ikatan Cendekiawan Muslim Maluku (ICMI) menggelar rapat di Elhau Cafe Gunung Malintang pada tanggal 14 Agustus 2021, pukul 16:30 WIT. 

Erick Rumluan, selaku Sekretaris Panitia Pelantikan menuturkan bahwa rapat ini merupakan kelanjutan dari rapat yang pernah dilakukan di Waiheru. Didalam rapat ini, ada dua agenda besar yang akan diperbincangkan.

Pertama: Tentang sosialisasi kepengurusan baru setelah di revisi. 

Kedua: Menindak lanjuti persiapan pelantikan dan rapat kerja ICMI Maluku periode 2019-2024.

Lebih lanjut Erick Rumluan menuturkan, untuk Agenda yang kedua, kita telah bersepakat sesuai perkembangan saran dan masukan dalam forum rapat. Hasil kesepakatan itu, pelantikan dan rapat kerja akan dilakukan pada tanggal 28 agustus 2021 di Hotel Facifik Kota Ambon. 

Sekretaris panitia sangat mengharapkan kehadiran Bapak Gubernur Maluku untuk memberi sambutan, sekaligus membuka rapat kerja wilayah ICMI periode 2019-2014. Saat diwawancarai di Cafe Elhau.

Adapun skenario pelaksanaan pelantikan telah disepakati dilakukan secara ofline dan online. Hal ini, langsung ditegaskan oleh Ketua Pengurus Wilayah ICMI Maluku Dr. Ir. Muhammat Marasabessy, M.Tech. Tentu tetap diperhatikan protokol kesehatan. 



Sementara Secara online dilakukan oleh pengurus ICMI pusat karena pertimbangan PPKM masih berlanjut. Adapun pengurus ICMI Maluku disesuaikan dan pengurus ORWIL Maluku dilakukan dengan skema ofline. Artinya, seluruh Dewan pengurus diwajibkan hadir pada pelaksanaan pelantikan tersebut.

Adapun beberapa hal yang akan dibicarakan setelah pelantikan yaitu mengenai kesiapan raker. Dan yang akan diperjuangkan pada rapat kerja nanti adalah kebijakan pusat yang sudah berpihak kepada daerah dengan tiga isu besar. 

Pertama: LIN, alhamdulillah implementasinya sudah dilakukan.

Kedua: Blok Masela

Ketiga: Ambon You Port

Tiga isu ini menjadi basis utama atau isu strategis yang akan dibahas dan akan diperdalam lagi saat rapat kerja berlangsung. Tentu, nanti disesuaikan dengan pembidangan dalam struktur ICMI itu sendiri. 

Oleh: AL



Tuesday, 23 February 2021

BERBAKTI DAN MENGHORMATI ORANG TUA

 

BERBAKTI KEPADA ORANG TUA


Oleh : Hasan Tehuayo

Kaum muslimin yang dirahmati Allah SWT. Kita diperintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua. Hal ini, sebagaimana Allah berfirman:

* 4Ó|Ós%ur y7/u žwr& (#ÿrßç7÷ès? HwÎ) çn$­ƒÎ) Èûøït$Î!ºuqø9$$Î/ur $·Z»|¡ômÎ) 4 $¨BÎ) £`tóè=ö7tƒ x8yYÏã uŽy9Å6ø9$# !$yJèdßtnr& ÷rr& $yJèdŸxÏ. Ÿxsù @à)s? !$yJçl°; 7e$é& Ÿwur $yJèdöpk÷]s? @è%ur $yJßg©9 Zwöqs% $VJƒÌŸ2 ÇËÌÈ   ôÙÏÿ÷z$#ur $yJßgs9 yy$uZy_ ÉeA%!$# z`ÏB ÏpyJôm§9$# @è%ur Éb>§ $yJßg÷Hxqö$# $yJx. ÎT$u­/u #ZŽÉó|¹ ÇËÍÈ  

Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Allah dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya berusia lanjut dalam pemeliharaanmu. Maka sekali-kali janganlah mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan jangan engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra: 23-24).

Dalam ayat ini, Allah SWT menyuruh kita untuk tidak boleh menyekutukan Allah. Dan harus berbuat baik kepada kedua orang tua.

Kita ingat sewaktu masih dalam rahim ibu. Betapa sengsaranya ibu membawa kita tanpa kenal lelah selama mengandung kita. Yang lamanya selam 9 bulan. Ibu bahkan rela mengorbankan nyawanya demi supaya kita lahir. Bahkan ada yang sampai meninggal ketika melahirkan anaknya. Alhamdulillah ada juga yang selamat.

Sesudah kita lahir didunia ini, ibu dan bapak lantas mengurus kita siang dan malam. Terkadang mereka tidak tidur ketika kita menangis di malam hari. Betapa sengsaranya kedua orangtua kita dalam merawat kita hingga dewasa. Maka dari itu, janganlah kita mengatakan kata ah kepada mereka, janganlah membuat mereka sedih apalagi menyinggung perasaan mereka. Dan jangan kita menjadi anak yang durhaka kepada kedua orang tua kita.

Bahagiakanlah mereka sebagaimana mereka membahagiakan kami saat kami dilahirkan.

Mungkin itu dari saya, kalau ada kata yang salah mohon dimaafkan. Semoga tulisan ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman sekalian.

https://amaholucintailmu.blogspot.com/2021/02/berbakti-dan-menghormati-orang-tua.html


HIDUP BERKAH MENGHORMATI ORANG TUA DAN GURU

Oleh: Karson Sumarubin

Kalau kita ingin hidup berkah marilah kita senantiasa berbuat baik kepada ibu bapak dan guru. Berbuat baik kepada kedua orang tua adalah wajib. Kewajiban anak kepada kedua orang tua tidak boleh mengecewakannya. Bahkan dengan ucapan kata ah saja itu juga dilarang. Apalagi sampai membentak dan melawan kepada keduanya naudzubillahi mindzalik. Allah memerintahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.

Allah berfirman:

* 4Ó|Ós%ur y7/u žwr& (#ÿrßç7÷ès? HwÎ) çn$­ƒÎ) Èûøït$Î!ºuqø9$$Î/ur $·Z»|¡ômÎ) 4 $¨BÎ) £`tóè=ö7tƒ x8yYÏã uŽy9Å6ø9$# !$yJèdßtnr& ÷rr& $yJèdŸxÏ. Ÿxsù @à)s? !$yJçl°; 7e$é& Ÿwur $yJèdöpk÷]s? @è%ur $yJßg©9 Zwöqs% $VJƒÌŸ2 ÇËÌÈ   ôÙÏÿ÷z$#ur $yJßgs9 yy$uZy_ ÉeA%!$# z`ÏB ÏpyJôm§9$# @è%ur Éb>§ $yJßg÷Hxqö$# $yJx. ÎT$u­/u #ZŽÉó|¹ ÇËÍÈ  

Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Allah dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya berusia lanjut dalam pemeliharaanmu. Maka sekali-kali janganlah mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan jangan engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra: 23-24).