Thursday, 3 November 2016

AHOK PENGGUGAH UMAT ISLAM

Ahok adalah sosok fenomenal, disiplin, tegas tampa pandang bulu.  Siapapun yang tidak sesuai pola kerjanya menurutnya di sikat bersih, ibarat tumbuhan langsung disiram dengan air panas supaya tumbuhan itu punah dari permukaan bumi, kemudian mencari bibit baru yang menurutnya sebagai bibit unggul. Sikap ini dilain sisi bagus, justru sikap seperti inilah yang mampu melahirkan kedisiplinan dalam bekerja dan mungkin mampu melahirkan pekerja-pekerja yang Profesional. Sebab dengan sikap seperti itu setiap orang akan takut melakukan kesalahan.
 Tapi, sikap ini justru menjadikan Ahok tidak terkontrol, tutur kata yang ia keluarkanpun selalu mengandung nada ajakan untuk berkelahi. Seperti DPRD DKI Jakarta di ajak berkelahi, Partai-partai di ajak berkelahi dan kaum-kaum elitpun banyak di tangkap diajak berkelahi juga, dan masih banyak lagi peristiwa yang seperti itu.

Secara jujur semua orang mungkin banyak yang mengakui bahwa Ahok sebenarnya bagus dalam memimpin, bahkan banyak orang mungkin terinspirasi dari beliau, terutama dalam bidang pengembangan Ekonomi, Kedisiplinannya, Ketegasannya, dan lainnya. Apalagi saat pidato di pulau seribu itu ia sedikit membicarakan tentang sikap keadilan,kejujura, dan “jujur ini menurut Ahok tergantung dengan siapa kita berteman, siapa yang berteman dengan orang yang merokok diapun merokok dan siapa yang berteman dengan orang jujur pasti ia jujur, dengan itu yang tidak jujur dalam mengelola tambang kata Ahok tidak usah di ajak”. Perkataan ini sebenarnya punya veliu yang sangat tinggi, yang mengambarkan bahwa Ahok itu tidak ingin keboohongan selalu merajalela di atas bumi Nusantara yang Ahok inginkan hanyalah kejujuran, terlepas dari apakah Ahok jujur atau tidak, itu pribadinya, tapi yang jelas Ahok menginginkan kejujuran.
Siapapun ingin mengajarkan kejujuran, Islam, Kristen, Yahudi dan Agama yang lain pasti mengajarkan kejujuran, dan Ahok rupanya menginginkan itu dan ini bagus sekali, siapa sih yang ingin di bohongin, tentunya saudara pembacapun juga tidak ingin di bohongin.
Selanjutnya, perkataan Ahok yang menjelaskan Jujur itu, ternyata merembet pada perkataan “di Bohongin Pake surat al-Maidah 51” perkataan inilah yang menggugah Umat  Islam untuk bangkit, al-Qur’annya di hina, tidak pantas bagi orang yang menghina kitab kami di biarkan, Umatpun bersuara Allahu Akbbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,  Menuntut Ahok di adili. Karena bersalah Ahokpun meminta maaf, bahkan ucapan ini di ucapkan berkali-kali. Namun umat Islam sepertinya sudah tidak menerima kata maaf itu, al-Qur’an di Hina berarti telah menghina Allah Swt, dengan itu Ahok tidak Cukup hanya minta maaf saja, dia harus di Hukum.
Ahok harus di adili secara hukum, agar mendapatkan hukuman penjara, peristiwa ini sudah agak lama  belum di tuntaskan, maka umat islam sekarang harus bangkit dengan melakukan aksi Demo tangkap Ahok, umat Islam sudah terbangun sekarang, mereka mayoritas, kenapa bisa di Injak-injak, Allahhu Akbbar. Semangat sekali Umat Islam beraksi, luar biasa, isu itu tersebar di berbagai media, TV, FB, Goggle dan lain-lain.

Saya tidak tau, apakah ada kepertingan pribadi dibelik  Aksi Demo hari ini, atau justru berangkat dari niat membela umat islam secara utuh, atau ini hanya dampak dari isu-isu propaganda yang di sebarkan media. Apapun itu, umat islam jika melakukan Demo tidaklah pantas mengambil sikap anarkis sehingga merusak fasilitas  Negara, yang sebenarnya fasilitas itu adalah milik kita semua. 
Previous Post
Next Post

aninlihiofficial merupakan blog yang berkonsetrasi dalam bidang keilmuan, Budaya dan dakwah. dengan menyampaikan satu dua ayat. sebagaiman qaul yang sudah umum diketahui "balighu ani walau ayah" sampaikan walaupun satu ayat. mungkin satu ayat itu dimata orang kecil, tapi yakinlah hanya menyebar satu ayat itu saja sebenarnya hasil kebaikannya sudah berlipat ganda bagi orang yang menyebarkan. olehnya itu, penyebaran kebaikan yang sedikit ini, semoga menjadi amal yang belipat ganda disisi Allah swt

0 comments: