Saturday, 9 October 2021

Menggapai Kesuksesan Sholat Jum'at dengan Wudhu

Setiap manusia mengakui kalau dirinya pernah melakukan dosa. Kalau bukan dosa besar yang dilakukan, mungkin dosa kecil. Bukan sok tau, tapi hanya mau mengatakan bahwa setiap kita pasti pernah melakukan dosa. Saya bisa berkata bahwa itu pasti, pasti, dan pasti. Iyakan. pasti kita tidak memiliki alasan untuk menyangkal.
Mengenai kesalahan yang diperbuat. Itu sih barangkali perilaku yang sudah mungkin. Sebab, kesalahan sudah menjadi perkara lumrah terjadi pada manusia. Saya yakin,  anda sebenarnya tidak ingin melakukan kesalahan. Tetapi terkadang kesalahan bisa saja terjadi tanpa disengaja. Misalnya, mulut kepleset berkata kotor, tangan mengambil yang bukan hak milik, mata melihat kemaksiatan, lidah merasakan makanan yang haram mengeluarkan kata yang mengandung ucapan maksiat, akal berpikir negatif dan perasaan senantiasa mencurigai orang yang baik. Semua perbuatan bisa saja terjadi paa diri kita dan mungkin tidak sengaja kita lakukan. 
Berkaitan dengan dosa dan kesalahan ini, tentu tidak boleh kita biarkan hingga menjadi batu besar yang menghalangi jalan keselamatan kita. Kita harus mencari cara untuk mengugurkannya sedikit demi sedikit. Adapun dosa besar, ini hanya bisa digugurkan dengan taubat, sementara dosa-dosa kecil bisa dengan banyak beristighfar. Selain istighfar, cara lain untuk menggugurkan dosa-dosa kecil yakni memaksimalkan hari jum'at . Saya rasa ini termasuk perbuatan mudah dan umat  Islam siapa saja pasti bisa mengamalkannya jika ia mau. 

Pada artikel ini, https://www.aninlihi.com/2021/10/solusi-menuji-kesuksesan-shalat-jumat.html?m=1. saya sudah menjelaskan tentang "meraih kesuksesan sholat jum'at dengan Mandi"  sedangkan artikel yang sedang kalian baca ini merupakan kelanjutannya khusus menguraikan tentang meraih kesuksesan sholat jum'at dengan wudhu. Kok wudhu juga termasuk. Iya, karena wudhu adalah salah satu pintu gerbangnya. Tanpa wudhu seluruh sholat menjadi gugur, penjelasan ini bukan pengecualian kalau tidak ada air, artinya tayammum sama dengan wudhu. Walau cara dan medianya berbeda, tetapi subtansinya sama saja. Sama-sama berfungsi sebaga tata cara membersihkan diri dari hadats, sebelum melaksanakan sholat. Jadi, wudhu dan tayammum menjadi gerbang kesuksesan sholat. Baik sholat zuhur, ashar, maghrib, isya dan subuh atau sholat jum'at sendiri. 

Lantas tata cara seperti apakah yang bisa mengantarkan kesuksesan pada orang sholat jum'at dan sholat pada umumnya. Sesuai petunjuk yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Orang yang ingin melaksanakan sholat hendaknya ia berwudhu dengan sempurna. 

Kesempurnaan wudhu menjadi titik utama kesuksesan sholat jum'at. Artinya, wudhu tidak boleh dilakukan asal-asalan. Wudhu harus dilakukan sesuai aturan yang sudah diajarkan oleh Allah swt dan Rasul-Nya. Sebagaimana  Allah berfirman:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَا غْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَ يْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَا فِقِ وَا مْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَ رْجُلَكُمْ اِلَى الْـكَعْبَيْنِ ۗ وَاِ نْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَا طَّهَّرُوْا ۗ وَاِ نْ كُنْتُمْ مَّرْضٰۤى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَآءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَآئِطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَآءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَا مْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَ يْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗ مَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰـكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَ لِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur." (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 6).

Berdasarkan ayat ini, maka wudhu harus  dilakukan dengan berurutan, mulai dari wajah, tangan, kepala, terakhir kaki, ini hal-hal wajib dalam wudhu, adapun perkara sunnahnya wudhu seperti mencuci tangan, kumur-kumur, istinsyak, dan telinga tetap dilakukan dengan tertib dan berurutan. Sebab, dilakukan dengan tertib dqn berurutan itu termasuk bagian dari kesempurnaan wudhu. 
Kesempurnaan lainnya yang harus diperhatikan adalah mengguyurkan ke beberapa anggota wudhu. Misalnya tangan, ia harus dibasahi dengan sempurna, boleh dimulai dari ujung jari-jari sampai siku menurut keterangan Qur'an atau sebaliknya dari siku ke jari-jari menurut keterangan hadits. Selain tangan, khususnya kaki, ini dianjurkan untuk dilakukan dari jari-jari kaki sampai mata kaki. Baik tangan, kaki dan anggota wudhu lainnya harus dijaga kesempurnaannya. Supaya wudhu tersebut bisa memberi keuntungan bagi kita. Nabi Saw bersabda:

وعن سمرة رضي الله عنه قال: قال رسو ل الله صلى الله عليه وسلم: من توضأ يوم الجمعة فبها ونعمت. رواه ابو داود والترمزي، وقال: حديث حسن
Artinya: Dari Samurah ra. berkata, Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang wudhu pada hari jum'at, maka beruntunglah ia pada hari itu. (Hr. Abu Dawud dan At-Turmudzy).


Adapun  keuntungan wudhu saat sholat jum'at, selain kebahagiaan adalah digugurkannya dosa-dosa kita. Nabi saw bersabda: 

وعن ابي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من توضأ فأحسن الوضوء ثم ات الجمعة فستمع وأنصت غفر له مابينه وبين الجمعة وزيادة ثلاثة أيام: ومن مس الحصى فقد لغا، رواه مسلم

Artinya: Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullahi saw, bersabda: "Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna kemudian mendatangi shalat jum'at lalu mendengarkan dan memperhatikan khutbah, maka diampunilah dosa-dosa yang dilakukan antara hari itu sampai pada hari jum'at berikutnya dan ditambah dengan tiga hari. Dan barangsiapa yang bermain-main kerikil maka sia-sialah jum'atnya. (Hr. Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa wudhu menjadi gerbang gugurnya dosa-dosa kecil. Dosa ibarat kotoran yang menjijikkan. Sehingga ketika air dibasuh ke wajah, tangan, kepala, dan kaki kita. Maka beguguran keluar melalui pori-pori, seperti nanah dan darah yang keluar dari bisul. Itu sedikit gambaran tentang dosa-dosa.
 


Previous Post
Next Post

aninlihiofficial merupakan blog yang berkonsetrasi dalam bidang keilmuan, Budaya dan dakwah. dengan menyampaikan satu dua ayat. sebagaiman qaul yang sudah umum diketahui "balighu ani walau ayah" sampaikan walaupun satu ayat. mungkin satu ayat itu dimata orang kecil, tapi yakinlah hanya menyebar satu ayat itu saja sebenarnya hasil kebaikannya sudah berlipat ganda bagi orang yang menyebarkan. olehnya itu, penyebaran kebaikan yang sedikit ini, semoga menjadi amal yang belipat ganda disisi Allah swt

0 comments: