CABANG (M[A]D) FARI'
1. Mad Wajib Muttashil
Adapun arti mad wajib adalah bacaan yang wajib dibaca panjang. sedangkan Muttashil berarti tersambung. Artinya, mad dan hamzah tidak terpisah keduanya berada dalam satu kosa kata. Jatuhnya hukum bacaan mad wajib muttashil ini, yakni ketika ada bacaan mad yang bertemu dengan hamzah (ء) dalam satu kata atau kalimat. Hukumnya ditahan selama enam harokat atau ukuran panjangnya tiga alif dan bisa dibaca lima harokat atau bisa pula empat harokat. Maksudnya enam ketukan atau tiga alif. Perhatikan contoh di bawah ini. pada kata yang digaris bawahi.
وَا لسَّمَآءِ وَا لطَّا رِقِ
خُلِقَ مِنْ مَّآءٍ دَا فِقٍ
وَا لسَّمَآءِ ذَا تِ الرَّجْعِ
اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَآءِ وَا لصَّيْفِ
2. Mad Jaidz Munfasil
Maksud mad jaidz Munfashil yaitu apabila ada mad asli (thobi’i) yang bertemu dengan huruf hamzah dilain kalimat. Artinya, hamzah yang tidak tergabung dalam satu kata tapi pada kata yang berbeda. Bunyinya ditahan selama lima ketukan atau lima harokat atau dua setengah alif. Perhatikan contoh yang digaris bawahi.
اِنَّاۤ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ
اِنَّاۤ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَاۤ اَدْرٰٮكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

0 comments: