Pembahasan waqof dibawah ini lebih kental mengurai tentang fungsinya. Paling penting juga bukan mengetahui arti harfiahnya. Tetapi arti pemakainnya. Ini seharusnya yang perlu dipahami. Sehingga ketika menemukan tanda berhenti jika harus berhenti atau lanjut jika menemukan waqof yang bisa lanjut. Perhatikan uraian waqof di bawah ini:
1. Waqof Laazim
Jika seseorang membaca al-Qur'an lantas menemukan waqof jenis ini, dia harus berhenti. Dilazimkan untuk berhenti. Pada waqof ini seseorang berkesempatan untuk mengambil nafas sebelum melanjutkan ayat sebelumnya.
Harus Berhenti
وَقْفُ لَّازِمِ
Tanda م
Peringatan: bukan termasuk mim pada bacaan iklab.
2. Waqof Mutlaq
Maksudnya ketika kita bertemu dengan waqaf ini lebih utama atau lebih baik berhenti walaupun nafas masih kuat.
Lebih baik berhenti meskipun nafas masih kuat
وَقْفُ الْمُطْلَقُ
Tanda ط
3. Waqof Jaaiz
Maksudnya bisa lanjut, tapi lebih baik berhenti.
Lebih baik berhenti
جَائِزٌ
Tanda ج
4. Waqof Mujauwwazun
Ketika bertemu dengan waqof ini kita boleh berhenti. Tetapi, sebaiknya dilanjutkan jika nafas masih kuat.
Lebih baik terus jika nafas masih kuat
وَقْفْفُ مُجَوَّزٌ
Tanda ز
5. Waqof Murokkhosun
Jika bertemu dengan tanda ini, maka alangkah bagusnya dilanjutkan.
Lebih baik dilanjutkan jika nafas masih kuat
وَقْفُ مُرَ خَّسٌ
Tanda ص
6. Qiila ‘Alaihi Waqfun
Jika bertemu dengan waqof ini seseorang boleh berhenti ketika membaca qur’an, namun diteruskan justru lebih bagus.
Boleh berhenti tapi lebih baik diteruskan
قِيْلَ عَلَيْهِ وَقْفٌ
Tanda ق
7. Tholabul Waqfi
Apabila seseorang membaca al-Qur’an lalu bertemu dengan tanda ini, maka dianjurkan untuk berhenti.
Lebih baik berhenti
طَلَبُ الْوَقْفِ
Tanda قف
8. ‘Adamul Waqfi
Jika bertemu dengan tanda ini ketika membaca al-Qur’an maka harus dilanjutkan bacaannya. Kalau nafas tidak sampai boleh diulang dari tengah sesuai tempat pengulangannya.
Tidak boleh berhenti
عَدَمُ الْوَقْفِ
Tanda لا
9. Washlul Uulaa
Apabila seseorang membaca qur’an lalu bertemu dengan tanda ini maka dianjurkan untuk melanjutkan bacaannya.
Lebih baik diteruskan
اَلْوَ صْلُ الْأُوْلَى
Tanda صلى
10. Mu’aanatun
Jika seseorang membaca qur’an lantas menemukan titik tiga maka harus berhenti disalah satu tanda yang tiga tersebut. Kemudian lajutkan bacaan.
Berhenti disalah satu tanda titik tiga
مُعَا نَةٌ
11. Waqful Uula
Jika membaca al-Qur’an kemudian menemukan tanda ini, maka alangkah bagusnya berhenti.
Lebih baik berhenti
اَلْوَقْفُ الْأُوْلَى
قلى
12. ‘Ain
Tanda ini merupakan tanda ruku’, juga diartikan tanda akhir surat atau ayat tertentu.
Tempat ruku’ atau berhenti
Tanda ع
13. Mutoobaqatul Waqfi
Mengikuti waqof sebelumnya
ك لك
مُطَا بَقَةُ الْوَ قْفِ
ك
14. Saktah
Seseorang dianjurkan untuk berhenti sejenak jika membaca lantas menemukan tulisan saktah pada ayat. Berhenti tanpa nafas sejenak.
Berhenti sejenak tanpa nafas
Tanda سكتة
Demikian beberapa tanda waqof, semoga ada kemudahan mengetahui tempat-tempat berhenti ketika membaca al-Qur'an. Semog bermanfaat. Adapun contoh-contoh waqof akan diuraikan pada pembahasan berikutnya. Insya Allah.
Oleh: Anin Lihi

0 comments: