Tuesday, 23 February 2021

HIDUP MENJADI LEBIH MUDAH DENGAN ILMU

 

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fakhwat.net

Oleh : Risal Rumbara

Islam adalah agama yang penuh dengan ilmu. Sumber ilmu berasal dari wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril AS. Oleh karena itu, setiap ucapan yang keluar dari mulut nabi SAW merupakan wahyu atau yang Allah berikan langsung kepadanya. Sebagaimana Allah berfirman:

$tBur ß,ÏÜZtƒ Ç`tã #uqolù;$# ÇÌÈ   ÷bÎ) uqèd žwÎ) ÖÓórur 4ÓyrqムÇÍÈ  

Artinya: “Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut keinginannya, tidak lain adalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.” (QS. An-Najm: 3-4).

Oleh karena itu, barang siapa mengambil ilmu yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, maka dia telah mengambil bagian dari dunia dan akhirat.

Ketahuilah, bahwasannya warisan terakhir para nabi kepada umatnya, bukan dinar dan dirham, tetapi warisan terakhir adalah ilmu. Oleh karen itu, menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Sebab, dengan ilmu seseorang bisa mengetahui yang halal dan haram. Nabi SAW bersabda:

“Menuntut Ilmu itu, wajib wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Majah)

Dengan menuntut ilmu, seseorang juga akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

 

Æìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_uyŠ 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎Î7yz ÇÊÊÈ  

“Niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu diantara kalian beberapa derajat. (QS. Al-Mujadilah: 11).

Maka belajarlah, jika engkau ingin menjadi orang yang besar dan mulia. Sesungguhnya seseorang tidak dilahirkan dalam keadaan ia berilmu. Sebagaimana, berkata seorang penyair.

تَعَلَّمْ فَلَيْسَ الْمَرْءٌ يُوْ عَالِمًا

“Belajarlah karena seseorang tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu”

Jika kalian ingin menggenggam dunia, maka raihlah dengan belajar yang sungguh-sungguh dan giat.

“Barangsiapa yang ingin dunia, maka dia harus mendapatkannya dengan ilmu, dan barangsiapa yang ingin akhirat maka dia harus mendapatkannya dengan ilmu”. Dan barangsiapa ingin keduanya maka harus dengan ilmu.”

Ini saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah. Hanya kepada Allah saya memohon taufik dan pertolongan.

LARANGAN MEMBUNUH, BERBUAT ZINA DAN PERGAULAN BEBAS

Oleh: Arjun Istia

Kelas XII 

MATQ Al-Anshor Liang Mal-Teng


Foto: https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fnasihatsahabat.com

Zinda adalah perbuatan yang diharamkan Allah swt. Zina adalah suatu dosa yang membuat kita masuk neraka. Dampak dari zin bisa menyebabkan penyakit AIDS/HIV. Terjadinya hal ini, diawali dari pergaulan bebas. Dampak lain dari zina mengakibatkan masa depan kita hancur dan tidak tercapai. Karenanya, pergaulan bebas harus dihindari.

Ÿwur (#qç/tø)s? #oTÌh9$# ( ¼çm¯RÎ) tb%x. Zpt±Ås»sù uä!$yur WxÎ6y ÇÌËÈ  

“dan janganlah mendekati zina, sesungguhnya zina itu, suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’/17: 32).

Pergaulan bebas bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam bergaul dan memilih teman. Teman yang baik insya Allah akan membawa kita pada jalan yang baik, sebaliknya apabila teman kita buruk maka yakinlah kita akan buruk. Dalam pergaulan bebas kita akan memandang apa saja yang dilarang Allah dan Rasul-Nya. Hal ini, bisa berdampak pada ketidak pandaian kita menjaga pandangan, apalagi banyak diluar sana yang memakai pakaian tapi telanjang. Auratnya masih nampak. Kondisi seperti ini bisa memunculkna hawa nafsu dan akhirnya kita bisa terjerumus kepada perbuatan zina. Allah Berfirman:

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman laki-laki, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka perbuat. (QS. An-Nur/:ayat 30).


LARANGAN MEMBUNUH

Oleh: Gilang Hayoto

Membunuh adalah menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja maupun tidak. Dengan alat tajam atau bukan.

Membunuh adalah perilaku yang tidak dibenarkan dalam Islam. Membunuh termasuk dosa besar. Dari beberapa jenis dosa besar. Membunuh termasuk didalamnya.

Membunuh dilarang dalam Islam. Sebab, Islam melindungi dan menghormati hak hidup seorang manusia.



Allah berfirman: “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya, melainkan suatu alasan yang benar.” (QS. Al-Isra: 33).

Yang membunuh dan dibunuh sama-sama masuk neraka. (HR. Muslim).


Saturday, 20 February 2021

FILOSOFI SHALAT. OLEH KELAS X (1) MATQ AL-ANSHOR LIANG-MALTENG

 Nama-nama yang latihan menulis



1. Abdullah Pellu

 2. Ahmad Muzakir Facey

3. Dewa Adi Baskara

4. Hamid Amani

5. Irdam


6. Kasim Rumadedey

7. Muamar Uje

8. Riswan Abdullah

9. Husen Seknun

10. Sukirman Zubair

 

Tulisan ini merupakan hasil latihan yang dilakukan oleh Siswa KELAS X (1) MATQ Al-Anshor Liang-Malteng. Urutan penulisannya berdasarkan urutan Abjad. 



1. OLEH : ABDULLAH PELU

Allah SWT berfirman: 

"Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS.  adz-Dzaariyat ayat 56).

Jadi, kita hidup di dunia ini untuk mencari bekal akhira.  Lalu dengan cara apa?.  Yakni, dengan cara beribadah kepada Allah. 

Ibdah yang paling  besar keutamaannya dari ibadah yang lain adalah shalat.  

Apabila kita shalat.  Seharusnya dilaksanakan dengan khusyu'. Untuk mendapatkan kekhusyuan ini, gerakan-gerakan shalat harus dilakukan dengan benar dan teliti.  

Begitu banyak orang yang melaksanakan shalat. Tetapi,  shalat yang mereka lakukan tidak diterima disisi Allah.  Sebab, mereka lalai dalam shalat.  

Karena kelalaian itulah,  shalat yang mestinya bisa mencegah perilaku yang keji dan mungkar.  Menjadi sia-sia. Sebagaimana Firman Allah didalam Surat al-Maun ayat 1-5. 

Shalat yang benar dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. 

2. OLEH : AHMAD MUZAKIR FACEY

Shalat merupakan tiang agama. Pada zaman sekarang, kita sering melihat orang meninggalkan shalat.  Padahal sudah jelas shalat itu wajib bagi setiap muslim.  

Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang muslim tidak mampu menjaga shalat sehingga meninggalkannya.  Diantara sebab-sebab itu antara lain.  Sibuk dengan pekerjaan,  mencari nafkah,  dan lainnya. Betapa ruginya orang-orang seperti ini. 

Padahal nilai-nilai shalat begitu jelas manfaatnya, dengan shalat orang bisa menjadi lebih baik, bisa tercegah dari perilaku keji dan mungkar. 

"Bacalah yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-kitab (al-Qur'an)  dan dirikanlah shalat.  Sesungguhnya,  shalat itu mencegah perbuatan-perbuatan keji dan mungkar dan sesungguhnya mengingat Allah adakah lebih besar keutamaan-keutamaannya dari ibadah yang lain dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan." (QS.  al-angkabut/29:45).

1. Shalat menghapus dosa-dosa kecil

2.  Malaikat bersolawat kepada orang yang mengerjakan shalat. 

3. Setiap langkah kaki orang yang pergi melaksanakan shalat akan ditinggikan derajatnya dan dihapuskan satu dosa sampai ke masjid.  

Oleh karena itu,  janganlah kita sering kali merasa malas dalam melaksanakan shalat. 

3. OLEH : AHMAD MUZAKIR FACEY

Shalat merupakan tiang agama. Orang yang tidak mendirikan shalat maka ia telah merobohkan agama.  Itu sepertinya terjadi pada zaman sekarang.  Banyak sebagian orang lalai dan sering meninggalkan shalat. Padahal shalat sudah jelas wajib bagi setiap muslim. 

Ada beberapa contoh yang menyebabkan orang lalai dan meninggalkan shalat. Meninggalkan shalat karena terlalu senang dengan dunia,  sibuk dengan pekerjaan mencari nafkah, dll.  Betapa ruginya orang-orang seperti ini.  Mereka tidak hanya mendapatkan dosa karena meninggalkan shalat. Tetapi,  juga tidak mendapatkan nilai-nilai dan manfaat shalat. 

Shalat mencegah seorang hamba untuk melakukan perbuatan keji dan mungkar. Alkah berfirman:

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu,  yaitu al-kitab (al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.  Dan sesungguhnya mengingat Llah adalah lebih besar leutamaannya daripada ibadah-ibadah lainnya. Dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan. "(QS..al-Ankabut/29:45).

4. OLEH : DEWA ADI BASKARA

Berbicara tentang filosofi shalat. Alankah baiknya kita pahami dulu definisi shalat itu sendiri.  Apa itu shalat?.

Shalat adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim.  Shalat dimulai dari takbir dan diakhiri dengan salam. 

Shalat juga merupakan amalan penentu dan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat.  Jika shalat seorang muslim baik, maka kelak kebahagiaan hidup seseorang bisa dijamin. Namun,  apabila shalatnya buruk,  dipastikan pula kehidupan seseorang di akhirat itu akan sengsara.   

Setelah memahami defenisi shalat yang telah dijelaskan, tentu kita telah mengetahui hakikat dari shalat itu sendiri. 

Dari defenisi yang telah saya uraikan, mari kita tinjau kebelakang. Apa sebenarnya arti dari filosofi shalat itu?.  

Filosofi bearti pemaknaan.  Sedangkan shalat bearti doa.  Bisa ditarik benang merah. Jadi, makna filosofi shalat adalah menghadirkan hati dan perasaan disaat berdoa atau melaksanakan shalat.  

Kita tarik contoh sederhana.  Ketika mengerjakan sesuatu, tetapi kita tidak menghadirkan keseriusan saat melaksanakan shalat, maka yang diharapkan dari pekerjaan itu tidak akan pernah sesuai dengan apa yang kita harapkan.  Tetapi,  jika kita serius, tentu hasilnya memuaskan. 

Dari contoh di atas,  kita dapat menarik kesimpulan. Jika urusan pekerjaan kepada sesama manusia  saja membutuh keseriusan dan kesungguhan.  Apalagi sesuatu yang berhubungan dengan Allah Sang Pencipta. 

Sudah seharusnya kita berpikir dan memaknai arti shalat.  Supaya shalat itu,  bisa menghadirkan nilai-nilai manfaat. 

Apabila shalat seseorang iti benar,  maka didalam kehidupannya selalu ada ketenangan. Sebaliknya,  banyak yang keliru bagaimanapun hati akan gelisah.  

Tak perlu kita berusaha untuk terlihat baik di mata manusia, namun hina di mata Rabb.  

Pelajaran yang bisa kita petik dari filosofi shalat yang saya uraikan di atas adalah sempurnanya shalat merupakan kunci kebahagiaan yang diabaikan sebagian orang.  

5. OLEH : HAIRUL HAMID AMANI

Didalam shalat kita bisa meminta pertolongan,  rezeki dan cahaya untuk menerangi jalan hidup. 

Sebagaimana hadits Nabi SAW dari Abu Malik al-Asy'ari RA.  

'Wassholaatu Nuurun"  shalat adalah cahaya (nur).  

Kita bisa berkesimpulan bahwa seseorang bisa menerangi jalannya dengan shalat. 

6. OLEH : IRDAM

Bismillahhirrahmanirrahim

Shalat merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap muslim. Karena shalat adalah pembena antara orang beriman dan kafir.  

Shalat adalah gerakan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. 

Shalat bukan hanya gerakan yang tidak bermakna. Banyak sekali manfaat yang terkandung dalam shalat yang jarang diketahui.  

Shalat secara fisik dapat menentramkan pikiran dan jiwa yang sedang terganggu. 

Menurut Ilmu kedokteran,  shalat yang dilakukan dengan baik dan benar, sesuai tuntunan Rasulullah  SAW mampu melahirkan kekhusyuan.  Sehingga orang yang shalat akan mendapatkan energi positif yang dapat memperbaharui syaraf-syaraf otak yang rusak atau bagian tubuh lainnya.  Sehingga bisa menetralisir penyakit-penyakit yang ada didalam tubuh.  Seperti demam,  sakit kepala, sakit perut, struk dan lain-lain.  

Secara rohani, shalat dapat mendekatkan hubungan seorang hamba dengan Rabnya.  Sehingga orang yang dicintai Rabnya mudah mendapatkan Jannahnya. 

7. OLEH KASIM RUMADEDEY

NILAI-NILAI SHALAT

Sholat adalah tiang agama. Umat Muslim berbondong-bondong mempelajari ilmu-ilmu agama. Tujuannya demi untuk mempertahankan ke-Tauhidan dan supaya bersitiqamah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya. 

Orang yang mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya adalah orang yang beruntung. Karena mereka akan mendapatkan ketenangan hati dan jiwa. Allah berfirman: 

"Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram." (QS. ar-Ra'ad/13:28)

Orang yang mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya adalah orang yang mendirikanb sahalat lima waktu dan amalan-amalan sunnah.

Orang yang tidak shalat mengikuti godaan setan. Orang yang tidak shalat hati mereka tidak tenang, terus menerus diganggu oleh setan laknatullah. 

Olehnya itu, saudaraku kaum muslimin, supaya kita tidak termakan rayuan setan, mari kita selal ingat kepada Allah semata. 

Yang membaca tulisan semoga mendapatkan keberkahan dan pemahaman yang mudah 

OLEH : MUAMAR UJE

Shalat adalah ketentutan yang harus dilaksanakan oleh semua muslim. Barang siapa tidak melaksanakan shalat maka dia bukanlah orang muslim yang beriman kepada Allah SWT. Orang yang tidak melaksanakan shalat tidak akan mendapatkan jaminan ketika dia meninggal dan tak akan masuk kedalam surga.

 Persiapan-persiapan yang harus dilakukan sebelum shalat.

1.       Mandi dengan bersih

2.       Berpakaian dengan rapi, harum dan bersih

3.       Mengambil air wudhu dengan tertib

4.       Jauhkan dari najis apapun

5.       Menjauhkan dari hal-hal yang haram

6.       Bertauhid yang lurus dan benar

OLEH : Riswan Abdullah

Menurut saya dalam gerakan-gerakan dan cara-cara shalat terdapat filosofinya. Filosofi bisa bermakna cinta. Karena ia berasal dari kata philein (cinta). Jadi seseorang yang melaksanakan shalat harus memaknai gerakan-gerakan shalat dengan cinta. Supaya hadir kekhusyuan.

Kalua dilihat, gerakan shalat seperti ketika berdiri tegak dan tangan dilipat pada dada atau perut. Berdirinya seperti huruf alif. Tegak lurus.

Dari segi kesehatan, sujud dalam shalat bisa menimbulkan kesehatan otak dan pikiran. Sebab shalat bisa menenangkan hati. Kesehatan otak dan pikiran, itu dipengaruhi oleh ketenangan hati. Shalat juga, dapat menghadirkan cahaya hati.

Shalat termasuk ibadah yang sangat penting. Karenanya begitu banyak ayat al-Qur’an membahasnya. Ada yang berbentuk perintah. Misalnya dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 9-10.

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila telah disuruh untuk melaksanakan shalat pada hari jum’at, maka bersegerahlah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu, lebih baik bagimu jika kamu mengerti”. Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu dibumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah agar kamu beruntung.”

Ayat ini menerangkan kepada kita untuk senantiasa ingat kepada Allah. Memang itu harus. Sebab, Allah tak pernah melupakan kita.

Allah memerintahkan kita untuk beribadah shalat dan berjanji untuk memberikan ganjaran keuntungan kepada kita. Perintah ini diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau ke Sidratul Muntaha yakni langit ke tujuh melalui perantara malaikat Jibril. Pada awalnya perintah shalat 50 rakaat, lalu karena pertimbangan untuk tidak memberatkan umat manusia, maka diringkas menjadi 5 rakaat saja.

Nabi Muhammad mengajarkan bahwa shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab kelak oleh Allah SWT.

OLEH : HUSEN SEKNUN

Bismillahirrahmanirrahim

Shalat dapat membuat kita menjadi baik. Amal-amalan lainpun juga akan menjadi baik seiring baiknya amalan shalat.

Shalat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Orang yang meninggalkan shalat akan mendapatkan dosa. Bahkan termasuk dosa besar.  Seorang muslim yang baik harus mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Beribadah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatupun.

Kita harus mengerjakan shalat, supaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT. Lengkap lima kali sehari semalam. Shalat lima waktu.

Kita perlu memahami bahwa, kelalaian shalat terletak pada kemalasan kita. Makanya, kalua adzan sudah terdengar, langsung bergegas dan jangan menundanya. Memenuhi panggilan Allah SWT penting, walaupun kita sedang mengerjakan pekerjaan penting apapun. Jangan kita mengikuti contoh yang tidak baik. Menjadi orang yang lalai.

Orang yang mengerjakan shalat pasti mendapatkan imbalan diakhirat kelak. Maka dunia yang sementara ini jangan menyebabkan kita lalai. Kita harus beribadah kepada Allah dengan maksimal. Terutama shjalat dinilai paling penting.

OLEH : SUKIRMAN ZUBAIR

Bismillahirrahmanirrahim

Shalat termasuk rukun Islam yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim. Jika kita amati, shalat sendiri adalah gerakan tubuh yang dimulai dari takbiratul ihram sampai dengan salam yang dilakukan pada waktu-waktu yang sudah ditentukan.

Shalat merupakan tanda ketundukan seorang hamba kepada Rabnya.




Wednesday, 17 February 2021

ALLAH DAN BUMI: Kelas 3 dan 2 MATQ al-Anshor liang

KUMPULAN  TULISAN SISWA MATQ AL-ANSHOR LIANG

Nama-nama yang latihan menulis.
1. Abdul Hamid Rada
2. Tri Symamsudin Dandi Bahta
3. Gilan Hayoto
4. Gumilang Lamani
5.  Hasan Tehuayo
6. Risal Rumbara






OLEH   : ABDUL HAMID RADA
KELAS : KELAS XII (3)

Allah adalah Dzat yang menciptakan langit, bumi dan segala isinya.  Sedangkan bumi termasuk yang diciptakan oleh Allah SWT.  Begitu pula manusia, juga diciptakan oleh Allah SWT. 

Adapun tujuan Allah SWT menciptakan bumi sebagai tempat persinggahan sementara bagi manusia dan makhluk lainnya. Selain itu,  sebagai tempat untuk beribadah kepada-Nya. Bukan hanya manusia tetapi juga jin. Allah SWT berfirman:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat ayat 56).
Rabu 17 Februari 2021


OLEH : DANDI BAHTA
KELAS : XII (3)

Allah SWT adalah Rabbul Aalamiin.  Tuhan semesta alam. Diantara sekian banyak nama-nama-Nya yang mulia yaitu  "al-Khalik" yang bearti Maha Pencipta.
Sedangkan bumi adalah ciptaan Allah SWT. sebagaimana Allah SWT berfirman al-Qur'an surat al-Baqarah Allah yang menciptakan langit dan bumi.  

Tujuan Allah menciptakan bumi sebagai tempat manusia, sebab dialah yang ditunjuk sebagai khalifah. Hal ini dijelaskan dalam al-Qur'an ketika Allah bedialog dengan Malaikat. Allah berfirman. 
"Aku hendak menjadikan khalifah di bumi (QS.  Al-Baqarah/2: 30).
 Maka manusia berkewajiban untuk tidak melakukan kerusakan.  Sehingga sebagai hamba beriman,  jangan sekali-kali melakukan kerusakan.  
Hal ini untuk menghormati , bahwa Allahlah yang menciptakan bumi. 


OLEH.  : GILANG HAYOTO
KELAS : XII (3)

Allah adalah Tuhan kita.  Selaku umat manusia,  kita wajib beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya.  Tentang hal ini,  Allah berfirman: "Tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia,  melainkan semata-mata hanya untuk beribadah kepada-Ku. (QS.  Adz-Zaariat: 56). 
Jikalau kita beribadah kepada-Nya janganlah kita menyekutukan-Nya (Syirik). 

Syirik termasuk dosa terbesar dari segala macam dosa. Dan Allah akan mengampuni segala dosa, kecuali dosa syirik.  Jadi selama kita masih hidup marilah kita bertobat dari dosa syirik, bertobak sebelum mati insya Allah akan diampuni oleh Allah.  Jangan kita mati dalam keadaan syirik.  Maka kita selaku umat muslim, harus mematuhi perintah Allah  dan larangan-Nya. 

Allah menciptakan bumi dengan segala macam isinya karena atas kehendak dan kekuasaan-Nya.  Di bumilah tempat kita beribadah kepada Allah dan mencari penghidupan. Namun, bukan untuk bersenang-bersenang, melainkan untuk beribadah kepada-Nya.  Karena kesenangan dunia hanyalah memperdaya.  Sebagaimana firman Allah dalam Qur'an Surat al-Imran ayat 185. "tidaklah kehidupan dunia melainkan hanya kesenangan yang memperdaya."

OLEH : GUMILANG LAMANI
KELAS: XI (2)

Semua umat yang beragam meyakini bahwa Tuhan itu ada.  Begitupula umat Islam. Umat Islam meyakini bahwa Allah adalah Tuhan seluruh alam.  Dia merupakan Tuhan yang memberi rezki kepada semua makhluk cipataa-Nya. 
Allah menciptakan bumi dengan segenap isinya untuk manusia.  Di bumi inilah, manusia ditakdirkan untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi.  Tentang ini Allah kisahkan dalam al-Qur'an surat al-Baqarah/2: 30. Bahwa Allah mengisahkan tentang penciptaan manusia dan bumi.  Manusia akan dijadikan sebagai pemimpin.  Berdasarkan penjelasan ini kita bisa berkesimpulan bahwa Allah adalah penguasa bumi dan manusia bertugas untuk menjaganya.  Namun,  sayangnya. Kita lalai dari perintah tersebut. 

Sebagai hamba Allah mari kita tumbuhkan rasa tanggungjawab kita kepada Allah.  Dalam rangka menjaga bumi dan melestarikannya  dan tidak saling menumpahkan darah. 



OLEH : HASAN TEHUAYO
KELAS : XII (3)

Allah SWT adalah dzat yang menciptakan bumi sebagai tempat persinggahan makhluk. Bumi adalah salah satu ciptaan Allah SWT yang paling besar. Kalau langit ditinggikan maka bumi Allah SWT hamparkan. Hal ini disebutkan didalam. Al-Qur'an Surat al-Ghasiyah.

Manusia sebagai makhluk Allah memiliki kelebihan tersendiri.  Yang berbeda dengan makhluk lain, yakni otak dan akal.
 
Dan tahukah kalian ada satu makhluk yang diberikan kelebihan oleh Allah berupa otak dan akal, yaitu manusia. Dengan akal itulah manusia mampu menjalankan perintah Allah. Sebagai tujuan pencitaannya.  Yakni beribadah kepada-Nya.
"Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku".
Diantara sekian banyaknya ciptaan Allah yang sudah ditetapkan sebagai takdir-Nya adalah bumi.  

Bumi Allah takdirkan pada waktunya akan hancur,  Allah berfirman:
"apabila bumi diratakan dan memuntahkan apa yang ada didalamnya dan menjadi kosong."

Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikam,  kurang lebihnya saya mohon maaf. Wabillahi taufiq wal hidayah,  wassalaamu alaikum Wr. Wb.  

 OLEH : RISAL RUMBARA
KELAS XII (3)

Allah adalah dzat yang menciptakan  langit dan bumi beserta makhlul yang ada didalmnya. Dari makhluk yang kecil, tinggi sampai yang besar. 

Sedangkan bumi adalah makhluk Allah yang diciptakan sebagai tempat tinggal manusia untuk sementara waktu. Kebalikannya,  akhirat adalah tempat tinggal yang selamanya.  

Bumi,  bukan tempat untuk bersenang. Tetapi,  tempat untuk beribadah kepada Allah . Ibadah itu,  sebagai rasa syukur kepada-Nya.  Dan ibadah, merupakan parintah yang paling mulia.  Allah  berfirman:

"Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaku" (QS.  Adz-Dzaariyat: 56). 


Imam al-Ghazali berkata: "Jika kalian tinggal di bumi Allah, lantas enggan untuk beribadah kepada-Nya,  maka carilah bumi untuk bersenang-senang dan tidak beribadah kepada-Nya. 

Tapi kalau kalian ingin beribadah kepada Allah, maka beribadahlah.  Sebab bumi yang kita pijaki ini hanyalah sementara dan akan mengalami kehancuran atau kiamat.  

Allah berfirman: "Dan apabila bumi dirataka, dan memuntahkan apa yang ada didalamnya dan menjadi kosong" (QS. al-Insyiqaq: 3-4). 

Insya Allah,  ini saja yang sampaikan,  apabila ada kata yang salah mohon di maafkan. 
Hanya kepada Allah saya meminta Taufik dan pertolongan.  

Wasallahu alaihi wasallam. 
Wassalaamualaikum Wr.  Wb.  

Monday, 15 February 2021

Kelas XI MATQ AL-ANSHOR LIANG:Tanggung Jawab Kepada Keluarga dan Masyarakat

 LATIHAN MENULIS.

MATQ AL-ANSHOR LIANG

KELAS XI (2)



Nama-nama Penulis:

1. Gumilang La Mani

2. Jamaluddin Rumwokas

3. Kevin Ilham

4. M.  Soleh Rumwokas

5. Ramli Rumwokas 

6. Rizal Kella

7. Syafri Rumbouw.

Demikian beberapa nama kelas 2 yang mencoba menuangkan ide-idenya setelah membaca buku al-Qur'an Hadits XII.  

BETAPA BESAR TANGGUNG JAWABKU

OLEH: GUMILANG LA MANI

Dalam KBBI, Kata tanggung jawab berarti suatu kewajiban yang disengaja atau yang tidak disengaja dan harus dilakukan. Berdasarkan konsep ini, maka tanggung jawab harus bisa direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.  

Salah satu bentuk tanggung jawab yaitu kepada keluarga dan masyarakat.  Realisasi bentuk tanggung jawab kepada keluarga yakni memberi nafkah. Nafkah kepada istri secara lahiriah dan batiniyah.  Sedangkan kepada anak selain nafkah seperti memberi makan, pakaian dan tempat tinggal, yaitu nasihat.  Orang tua berkewajiban untuk memberikan nasihat kepada anak-anaknya.  Nasehat itu bertujuan untuk memahamkan anak memenuhi kewajiban sebagai Umat Islam. Misalnya: Menunaikan shalat,  puasa, zakat, dan lain-lain. Dengan terwujudnya nasihat itu,  maka akan terbentuk keluarga yang baik. 

Kita bisa mengambil pelajaran dari kisah keluarga Imran. Nama ini kemudian disematkan didalam al-Qur'an "Ali Imran". Imran menurunkan keturunan yang baik, yaitu (Maryam). 

Tentang keluarga yang baik ini dapat kita renungi didalam Surat at-Tahrim dan hadits-hadits yang berkaitan dengannya tantang tanggung jawab didalam keluarga. 

Adapun Tanggung Jawab terhadap Masyarakat.  Yakni,  selalu hadir ketika dibutuhkan, saling menasihati dalam kebaikan,  dan selalu menunjukkan contoh yang baik kepada masyarakat.  Dengan harapan,  beberapa hal itu bisa menciptakan peradaban yang baik. Yakni Masyarakat yang bertanggung jawab,  Masyarakat Agamis,  Mandiri dan Relijius. 

Demikian pentingnya tanggung jawab kepada keluarga dan Masyarakat. 


MEMAHAMI AL-QUR'AN SURAT AT-TAHRIIM

OLEH JAMALUDDIN RUMWOKAS

Ayat ini menjelaskan tentang bagaimana peran dalam mendidik keluarga dan masayarakat.  

Didalam keluarga,  peran orang tua adalah mendidik anak.  Di dunia,  ketika anak melakukan kesalahan,  seperti: mencuri,  memakai narkoba dan lain-lain.  Lantas, anak itu ditangkap oleh polisi,  maka kata yang keluar kepada anak adalah "engkau ini anaknya  siapa?" tentu yang menjadi sasaran orang tua.  Sebab ia tidak memperhatikan keluarganya. Dan di akhirat lebih lagi. Misalnya ketika anak itu dimasukan kedalam api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu.  Hal ini, menunjukkan kepala keluarga tersebut gagal dalam mendidik keluarganya di dunia.  Sebagai kepala keluarga, hal terswbut harus diperhatikan. 


BESARNYA TANGGUNG JAWABKU

TERHADAP KELUARGA DAN MASYARKAT

OLEH KEVIN ILHAM

Ada dua nilai untuk bisa meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat. 

Pertama: Menyampaikan pentingnya nilai tanggung jawab kepada keluarga dan masyarakat. Maksudnya, nilai tanggung jawab menjadi nasihat yang senantiasa diberikan. 

Kedua: Menunjukkan rasa tanggung jawab kepada keluarga dan masyarakat. Ini sebagai implementasi dari pemahaman.  

kedua nilai yang disebutkan itu,  berkait erat dengan Firman Allah.

QS.  AT-TAHRIM AYAT 66, QS.  HUD AYAT 132, QS. AL-AN'AM AYAT 70, DAN QS.  AN-NISA AYAT 36.  

Setiap manusia harus memiliki rasa tanggung jawab yang sesuai dengan praktek pelaksanaannya. Berdasarkan, yang kita pahami dari KBBI bahwa rasa tanggung jawab yang dimaksud adalah menanggung segala sesuatu atau bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Maka dari rasa tanggung jawab itu,  seseorang harus bertanggung jawab atas semua kesalahan yang dilakukan baik disengaja atau tidak. 

Mungkin ini dari saya. 

Wassalaamualaikum WR.  WB. 


TANGGUNG JAWAB KEPADA KELUARGA DAN MASYARAKAT

OLEH: M.  SOLEH RUMWOKAS

Kita harus memiliki rasa tanggung jawab kepada keluarga dan masyarakat. Kedua hal ini sangat penting.  Sebab sudah dijelaskan didalam al-Qur'an, bahwa kita harus mengajari keluarga dan masyarakat. Misalnya tentang kebaikan.  Allah berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman,  ajarilah keluarga kalian kepada kebaikan, agar Allah SWT akan menjauhkan kalian dan keluarga-keluarga kalian dari api neraka".

MENJAGA KELUARGA

OLEH: RAMLI RUMWOKAS

Allah berfirman:

Yang Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jaga dirimu dan keluargamu dari api neraka."

Ayat Ini menerangkan kepada kita agar beriman kepada Allah dan menyuruh keluarga kita untuk senantiasa takut kepada neraka-Nya.

BESARNYA TANGGUNG JAWAB

OLEH: SYAFRI RUMBOUW

Tanggung jawab adalah kewajiban yang sudah ditetapkan buat kita didalam anggota keluarga maupun masyarakat.  Dan setiap manusia pasti mempunyai rasa tanggung jawab. 

Tanggung jawab menurut KBBI adalah kewajiban.  Kewajiban yang harus dipikul. Ini juga amanah yang sudah dititip kepada manusia. Manusia yang bertanggung jawab adalah ciri manusia beradab. 


AMANAH MENJALANKAN TANGGUNG JAWAB

OLEH RIZAL KELLA

Berbicara tentang tanggung jawab,  semua manusia memiliki rasa tanggung jawab.  Adapun yang disebut dengan tanggung jawab adalah adanya usaha. Ketika seseorang diberi amanat.  Ini menjadi beban yang harus dilaksanakan.  Misalnya seorang bapak diberi tanggung jawab untuk mencari nafkah.  Ini disebut rasa tanggung jawab.