Monday, 11 October 2021

LETAK GEOGRAFIS JAZIRAH ARAB

 



Jazirah  Arab memiliki peranan yang sangat besar karena kondisi alam dan letak geografisnya.  Gurun dan padang pasir yang mengelingi lingkungan Arab telah menjadi benteng yang kokoh dari kemungkinan adanya serangan dari luar yang ingin menjajah daerah Arab.  Kenyataan itu memang tidak dialami Bangsa Arab. Padahal Jazirah Arab diapit oleh dua imperium besar, yakni, Romawi dan Persia. Dan jika kedua imperium besar ini menyerang mungkin saja serangannya tidak bisa dihadang bila tidak ada benteng pertahanan itu. Benteng pertahanan itu telah menjadikan Bangsa Arab hidup merdeka.

Karena kondisi lingkungan arab yang dikeliligi padang pasir, gurun dan tanahnya yang gundul inilah daerah jazirah itu diberi nama arab. Olehnya itu, arab secara bahasa berarti padang pasir, tanah gundul dan gersang. Jadi, kata arab adalah gambaran sebuah daerah yang tidak memiliki air dan tanaman. Istilah ini sudah diberikan sejak lama.


Dilihat dari letak geografisnya, sebelah barat Jazirah Arab di batasi Laut Merah dan Gurun Sinai, Teluk Arab, dan sebagian besar negeri Iraq selatan di sebelah timur. Di sebelah Selatan berbatasan dengan laut arab yang bersambung dengan Samudra Hindia. Di sebelah utara berbatasan dengan negeri Syam  dan sebagian kecil dari negeri Iraq. Luas daerah Jazirah Arab membentang anatara satu kali satu koma tiga juta mil persegi.

 Jazirah Arab terletak di benua yang sudah dikenal sejak dahulu kala, hubungannya dengan dunia luar mempertautkan daratan dan lautan. Setiap benua mempertemukan laut Jazirah Arab, karenanya setiap kapal laut yang berlayar pasti akan bersandar di pinggiran wilayahnya. Di sebelah barat merupakan pintu masuk ke benua Afrika, Sebelah timur laut merupakan kunci untuk masuk ke Benua Eropa dan sebelah timur adalah pintu masuk bagi bangsa-bangsa non-arab, Timur Tengah, Timur Dekat, terus membentang ke India dan China. Atas kondisi inilah bangsa arab banyak yang menjadi pedagang dan pengusaha.

Saturday, 9 October 2021

Menggapai Kesuksesan Sholat Jum'at dengan Wudhu

Setiap manusia mengakui kalau dirinya pernah melakukan dosa. Kalau bukan dosa besar yang dilakukan, mungkin dosa kecil. Bukan sok tau, tapi hanya mau mengatakan bahwa setiap kita pasti pernah melakukan dosa. Saya bisa berkata bahwa itu pasti, pasti, dan pasti. Iyakan. pasti kita tidak memiliki alasan untuk menyangkal.
Mengenai kesalahan yang diperbuat. Itu sih barangkali perilaku yang sudah mungkin. Sebab, kesalahan sudah menjadi perkara lumrah terjadi pada manusia. Saya yakin,  anda sebenarnya tidak ingin melakukan kesalahan. Tetapi terkadang kesalahan bisa saja terjadi tanpa disengaja. Misalnya, mulut kepleset berkata kotor, tangan mengambil yang bukan hak milik, mata melihat kemaksiatan, lidah merasakan makanan yang haram mengeluarkan kata yang mengandung ucapan maksiat, akal berpikir negatif dan perasaan senantiasa mencurigai orang yang baik. Semua perbuatan bisa saja terjadi paa diri kita dan mungkin tidak sengaja kita lakukan. 
Berkaitan dengan dosa dan kesalahan ini, tentu tidak boleh kita biarkan hingga menjadi batu besar yang menghalangi jalan keselamatan kita. Kita harus mencari cara untuk mengugurkannya sedikit demi sedikit. Adapun dosa besar, ini hanya bisa digugurkan dengan taubat, sementara dosa-dosa kecil bisa dengan banyak beristighfar. Selain istighfar, cara lain untuk menggugurkan dosa-dosa kecil yakni memaksimalkan hari jum'at . Saya rasa ini termasuk perbuatan mudah dan umat  Islam siapa saja pasti bisa mengamalkannya jika ia mau. 

Pada artikel ini, https://www.aninlihi.com/2021/10/solusi-menuji-kesuksesan-shalat-jumat.html?m=1. saya sudah menjelaskan tentang "meraih kesuksesan sholat jum'at dengan Mandi"  sedangkan artikel yang sedang kalian baca ini merupakan kelanjutannya khusus menguraikan tentang meraih kesuksesan sholat jum'at dengan wudhu. Kok wudhu juga termasuk. Iya, karena wudhu adalah salah satu pintu gerbangnya. Tanpa wudhu seluruh sholat menjadi gugur, penjelasan ini bukan pengecualian kalau tidak ada air, artinya tayammum sama dengan wudhu. Walau cara dan medianya berbeda, tetapi subtansinya sama saja. Sama-sama berfungsi sebaga tata cara membersihkan diri dari hadats, sebelum melaksanakan sholat. Jadi, wudhu dan tayammum menjadi gerbang kesuksesan sholat. Baik sholat zuhur, ashar, maghrib, isya dan subuh atau sholat jum'at sendiri. 

Lantas tata cara seperti apakah yang bisa mengantarkan kesuksesan pada orang sholat jum'at dan sholat pada umumnya. Sesuai petunjuk yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Orang yang ingin melaksanakan sholat hendaknya ia berwudhu dengan sempurna. 

Kesempurnaan wudhu menjadi titik utama kesuksesan sholat jum'at. Artinya, wudhu tidak boleh dilakukan asal-asalan. Wudhu harus dilakukan sesuai aturan yang sudah diajarkan oleh Allah swt dan Rasul-Nya. Sebagaimana  Allah berfirman:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

ูŠٰูۤ€ุงَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆْุۤง ุงِุฐَุง ู‚ُู…ْุชُู…ْ ุงِู„َู‰ ุงู„ุตَّู„ٰูˆุฉِ ูَุง ุบْุณِู„ُูˆْุง ูˆُุฌُูˆْู‡َูƒُู…ْ ูˆَุงَ ูŠْุฏِูŠَูƒُู…ْ ุงِู„َู‰ ุงู„ْู…َุฑَุง ูِู‚ِ ูˆَุง ู…ْุณَุญُูˆْุง ุจِุฑُุกُูˆْุณِูƒُู…ْ ูˆَุงَ ุฑْุฌُู„َูƒُู…ْ ุงِู„َู‰ ุงู„ْู€ูƒَุนْุจَูŠْู†ِ ۗ ูˆَุงِ ู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุฌُู†ُุจًุง ูَุง ุทَّู‡َّุฑُูˆْุง ۗ ูˆَุงِ ู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ู…َّุฑْุถٰูۤ‰ ุงَูˆْ ุนَู„ٰู‰ ุณَูَุฑٍ ุงَูˆْ ุฌَุงุٓกَ ุงَุญَุฏٌ ู…ِّู†ْูƒُู…ْ ู…ِّู†َ ุงู„ْุบَุงุٓฆِุทِ ุงَูˆْ ู„ٰู…َุณْุชُู…ُ ุงู„ู†ِّุณَุงุٓกَ ูَู„َู…ْ ุชَุฌِุฏُูˆْุง ู…َุงุٓกً ูَุชَูŠَู…َّู…ُูˆْุง ุตَุนِูŠْุฏًุง ุทَูŠِّุจًุง ูَุง ู…ْุณَุญُูˆْุง ุจِูˆُุฌُูˆْู‡ِูƒُู…ْ ูˆَุงَ ูŠْุฏِูŠْูƒُู…ْ ู…ِّู†ْู‡ُ ۗ ู…َุง ูŠُุฑِูŠْุฏُ ุงู„ู„ّٰู‡ُ ู„ِูŠَุฌْุนَู„َ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ู…ِّู†ْ ุญَุฑَุฌٍ ูˆَّู„ٰู€ูƒِู†ْ ูŠُّุฑِูŠْุฏُ ู„ِูŠُุทَู‡ِّุฑَูƒُู…ْ ูˆَ ู„ِูŠُุชِู…َّ ู†ِุนْู…َุชَู‡ٗ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชَุดْูƒُุฑُูˆْู†َ

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur." (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 6).

Berdasarkan ayat ini, maka wudhu harus  dilakukan dengan berurutan, mulai dari wajah, tangan, kepala, terakhir kaki, ini hal-hal wajib dalam wudhu, adapun perkara sunnahnya wudhu seperti mencuci tangan, kumur-kumur, istinsyak, dan telinga tetap dilakukan dengan tertib dan berurutan. Sebab, dilakukan dengan tertib dqn berurutan itu termasuk bagian dari kesempurnaan wudhu. 
Kesempurnaan lainnya yang harus diperhatikan adalah mengguyurkan ke beberapa anggota wudhu. Misalnya tangan, ia harus dibasahi dengan sempurna, boleh dimulai dari ujung jari-jari sampai siku menurut keterangan Qur'an atau sebaliknya dari siku ke jari-jari menurut keterangan hadits. Selain tangan, khususnya kaki, ini dianjurkan untuk dilakukan dari jari-jari kaki sampai mata kaki. Baik tangan, kaki dan anggota wudhu lainnya harus dijaga kesempurnaannya. Supaya wudhu tersebut bisa memberi keuntungan bagi kita. Nabi Saw bersabda:

ูˆุนู† ุณู…ุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„: ู‚ุงู„ ุฑุณูˆ ู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ู…ู† ุชูˆุถุฃ ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูุจู‡ุง ูˆู†ุนู…ุช. ุฑูˆุงู‡ ุงุจูˆ ุฏุงูˆุฏ ูˆุงู„ุชุฑู…ุฒูŠ، ูˆู‚ุงู„: ุญุฏูŠุซ ุญุณู†
Artinya: Dari Samurah ra. berkata, Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang wudhu pada hari jum'at, maka beruntunglah ia pada hari itu. (Hr. Abu Dawud dan At-Turmudzy).


Adapun  keuntungan wudhu saat sholat jum'at, selain kebahagiaan adalah digugurkannya dosa-dosa kita. Nabi saw bersabda: 

ูˆุนู† ุงุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„: ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ู…ู† ุชูˆุถุฃ ูุฃุญุณู† ุงู„ูˆุถูˆุก ุซู… ุงุช ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูุณุชู…ุน ูˆุฃู†ุตุช ุบูุฑ ู„ู‡ ู…ุงุจูŠู†ู‡ ูˆุจูŠู† ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูˆุฒูŠุงุฏุฉ ุซู„ุงุซุฉ ุฃูŠุงู…: ูˆู…ู† ู…ุณ ุงู„ุญุตู‰ ูู‚ุฏ ู„ุบุง، ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…

Artinya: Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullahi saw, bersabda: "Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna kemudian mendatangi shalat jum'at lalu mendengarkan dan memperhatikan khutbah, maka diampunilah dosa-dosa yang dilakukan antara hari itu sampai pada hari jum'at berikutnya dan ditambah dengan tiga hari. Dan barangsiapa yang bermain-main kerikil maka sia-sialah jum'atnya. (Hr. Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa wudhu menjadi gerbang gugurnya dosa-dosa kecil. Dosa ibarat kotoran yang menjijikkan. Sehingga ketika air dibasuh ke wajah, tangan, kepala, dan kaki kita. Maka beguguran keluar melalui pori-pori, seperti nanah dan darah yang keluar dari bisul. Itu sedikit gambaran tentang dosa-dosa.
 


Thursday, 7 October 2021

Meraih Kesuksesan Shalat Jum'at dengan Mandi

Sukses bukan sesuatu yang didapatkan dengan Instan dan gampang. Butuh usaha, kerja keras, dan keuletan. Butuh kesabaran, ilmu dan pengalaman. Sehingga saat cita-cita yang dinginkan itu didapatkan, maka orang yang sukses itu akan berkata: "jangan engkau lihat saya seperti ini sekarang, tapi tanyakanlah seperti apa saya sebelumnya. 
Artinya, kesuksesan hanya bisa diraih dengan pemenuhan syarat-syaratnya terlebih dahulu. Begitulah para pengusaha dan pedagang sukses. 

Pedagang dan pengusaha sangat senang jika kerja kerasnya membuahkan hasil yang baik. Senang jika dagangan dan usahanya laris serta menghasilkan keuntungan yang banyak. 

Kondisi yang sama, juga dirasakan petani, senang jika kebun atau sawahnya menghasilkan. Padi, coklat, cengkih, pala, dan tanaman lainnya. Apalagi kalau sekali panen menghasilkan panenan yang banyak. Artinya, usaha yang dilakukan dengan kerja keras itu tidak sia-sia. Sebaliknya, sangat menyesal, sedih dan bisa berujung prustasi serta putus asa, apabila usaha yang dilakukan tidak membuahkan hasil. 

Mereka meyakini bahwa hanya menjadi pengusaha, pedagang atau petani profesionallah yang bisa meraih kesuksesan. Pedagang, pengusaha dan petani yang tekun, penuh konsetrasi dan fokus. Artinya, tidak main-main. Kerja keras dan hasil akhirnyapun seimbang. Maksudnya input dan outputnya jelas. Itulah, ciri orang sukses dalam dunia perdagangan, usaha atau petani.

Ke empat pragraf di atas menjadi pembuka jalan pikiran pada artikel ini bahwa setiap aktifitas baik duniawi maupun ukhrawi harus dikerjakan dengan penuh ketekunan, konsetrasi dan fokus.

Nah, Jika perkara dunia saja membutuhkan konsetrasi, fokus dan ketekunan. Apalagi sholat jum'at. Tentu mestinya lebih dimaksimalkan lagi. Supaya sholat tersebut menghasilkan manfaat yang baik dan menguntungkan. Nah, diantara solusi kesuksesan sholat jumat adalah mandi. Perkara mandi telah banyak dijelaskan dalam kitab-kitab fikih. Yakni, kebersihan dan keindahan. 










Sebagai pengejewantahan dari ungkapan. ุงู† ุงู„ู„ู‡ ุฌู…ูŠู„ ูŠุญุจ ุงู„ุฌู…ุงู„ (sesungguhnya Allah itu indah, karenanya Allah cinta terhadap keindahan). Dan ุงุชู‡ูˆุฑ ุดุทุฑ ุงู„ุงู…ุงู† (Kebersihan Sebagian dari Iman). Artinya, hendaknya seorang muslim yang ingin melaksanakan sholat jum'at membersihkan diri terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan dengan memahami dua makna toharah. Makna yang pertama yakni thoharah maknawiyyah, yaitu thoharah yang berfungsi untuk membersihkan hati dari keyakinan kepada selain Allah (syirik), dari sombong, dari riya' (pamer), dari ujub, dari takabbur, dan dari dengki. Sebab, beberapa sifat ini termasuk najis hati yang merusak kesucian iman. Jadi, seseorang yang hendak melaksanakan sholat jumat harus mengisi keikhlasan dalam hatinya. Keikhlasan ini merupakan air yang mampu membersihkan hati dari najis-najis yang sudah saya sebutkan sebelumnya. 

ูˆَู…َุงۤ ุงُู…ِุฑُูˆْุۤง ุงِู„َّุง ู„ِูŠَุนْุจُุฏُูˆุง ุงู„ู„ّٰู‡َ ู…ُุฎْู„ِุตِูŠْู†َ ู„َู€ู‡ُ ุงู„ุฏِّูŠْู†َ ۙ

Yakni menghususkan hati, semata-mata yang didatangi di Masjid untuk sholat jum'at hanya kepada Allah. Demikian gambaran thoharah secara maknawiyyah.
Adapun Thoharoh hissiyah yakni thoharoh untuk membersihkan anggotan badan dari najis, hadats dan kotoran lainnya yang menempel pada anggota badan. Karena perkara ini penting, maka nabi memerintahkan dan menegaskan. Artinya, seseorang yang hendak sholat hendaklah ia mandi terlebih dahulu. Nabi bersabda: 
ุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„: ุงุฐุง ุฌุงุก ุงุญุญุฏูƒู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูู„ูŠุบุชุณู„ .ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡
Artinya: Dari Ibnu Umar ra. bahwasannya Rasulullah bersabda: Apabila salah seorang di antara kamu sekalian mendatangi shalat jum'at maka hendaklah ia mandi. (Hr. Bukhari dan Muslim).
Bahkan penegasan dan perintah mandi ini bukan sekedar perintah mandi biasa, melainkan mandi  layaknya orang yang telah junub. Nabi bersabda:

ูˆุนู† ุงุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุงู† ุฑุณูˆ ู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„: ู…ู† ุงุบุชุณู„ ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุบุณู„ ุงู„ุฌู†ุงุจุฉ. ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡
Artinya: Dari Abu Hurairah ra. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa mandi pada hari jumat seperti mandi janabah. (HR. Bukhari dan Muslim). 

Karenanya mandi jum'at setara dengan mandi wajib. Bahkan mandi jum'at termasuk perkara yang diwajibkan oleh Nabi saw, bagi orang yang sudah dewasa. Sebagaimana beliau bersabda: 
ูˆุนู† ุงุจูŠ ุณุนูŠุฏ ุงู„ุฎุฏุฑูŠ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุงู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„: ุบุณู„ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูˆุงุฌุจ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ุฎุชู„ู…، ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡
Dari Abu Sa'id al-Khudry ra bahwasannya Rasulullqh saw. bersabda: "Mandi jum'at adalah wajib bagi setiap orang yang telah dewasa". (Hr. Bukhari dan Muslim).

Maka mandi pada hari jum'at seperti mandi wajib termasuk perkara yang sangat baik bagi setiap umat Islam yang hendak melaksanakan sholat jum'at. 

Akhirnya nabi menyatakan bahwa orang yang mandi pada hari jum'at, lalu berangkat ke masjid dengan wudhu yang sempurna, kemudian tidak memisahkan yang sudah datang duluan di masjid dan tenang, diam, serta mendengarkan khutbah secara seksama, berguguranlah kemudian dosa-dosa kecilnya antara hari itu dan hari jum'at berikutnya. (Hr. Bukhari).

Mandi pada hari jum'at itu penting, sebab hari jum'at memiliki banyak keutamaan. Karenanya, hari jum'at mestinya menjadi hari libur bagi seluruh umat Islam, bukan hari Ahad yang sekarang kita kenal dengan minggu ini. 

Selamat membersihkan diri dengan mandi dan selamat menunaikan sholat jum'at.  

 



Saturday, 2 October 2021

Keluasan Ilmu Allah dan Keterbatasan Pengetahuan Manusia: Menuju Kemulian dan Derajat yang Tinggi

Asma’ul husna, itulah bahasa arab untuk 99 nama-nama Allah. Diantara beberapa nama itu, ada yang disebut al-‘Alรฎm. Arti nama ini bermakna bahwa Allahlah yang memiliki keluasan ilmu. Bahkan dari-Nyalah seluruh ilmu bersumber, sehingga tepatnya Dia disebut yang maha mengetahui. Artinya, Dialah yang maha memiliki ilmu. Karena ilmu Allah itu luas, maka dipastikan miliaran atau triliunan manusia yang ada di muka bumi dengan tingkat kejeniusan yang tinggi pasti tidak akan habis ilmu Allah ditulisnya. Walaupun lautan dua kali lipatnya dijadikan tinta dan dua kali lipat ranting-ranting pohon yang ada diseluruh dunia ini dijadikan pena, tidak mungkin ilmu Allah habis ditulis. Atau lebih dari itu, misalnya tujuh kali lipatanya, tetap tidak akan mampu. Ilmu Allah luas tak tertandingi. Allah telah mengabadikan ungkapan seperti ini didalam al-Qur’an. Allah berfirman:

ูˆَู„َูˆْ ุงَู†َّ ู…َุง ูِู‰ ุงู„ْุงَ ุฑْุถِ ู…ِู†ْ ุดَุฌَุฑَุฉٍ ุงَู‚ْู„َุง ู…ٌ ูˆَّุง ู„ْุจَุญْุฑُ ูŠَู…ُุฏُّู‡ٗ ู…ِู†ْۢ ุจَุนْุฏِู‡ٖ ุณَุจْุนَุฉُ ุงَุจْุญُุฑٍ ู…َّุง ู†َูِุฏَุชْ ูƒَู„ِู…ٰุชُ ุงู„ู„ّٰู‡ِ ۗ ุงِู†َّ ุงู„ู„ّٰู‡َ ุนَุฒِูŠْุฒٌ ุญَูƒِูŠْู…ٌ 

Artinya: dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Luqman/31:27). Adapun yang dimaksud dengan kalimat Allah Ialah: ilmu-Nya dan Hikmat-Nya.

Ayat ini memberikan pemahaman mengenai banyaknya ilmu Allah. Adapun al-Qur’an yang dihafal, itu hanya sedikitnya saja. Berupa qaul (firman). Inipun kalau dijelaskan detail maknanya maka begitu banyak jabaran-jabaran kalimat dari kandungan ayat al-Qur’an itu. Ini yang kelihatan menurut kasat mata manusia. Jangankan ayat-ayatnya yang ratusan ribu itu. Huruf ba pada lafadz bismillah saja jika dijelaskan kandungannya, habis umur manusia dikolong bumi ini, kandungan ilmu tentang huruf ba pasti masih banyak yang belum terulaskan. Apalagi seluruh isi al-Qur’an. Ilmu Allah sangat luas. Tidak bisa ditakar dibatasi dan diukur ujungnya.









Banyaknya ilmu Allah tidak boleh menjadikan seseorang prustasi dan menyerah untuk belajar, membaca, mengkaji, menganalisis dan menulisnya. Akal yang diberikan Allah mesti diasah dan digunakan untuk membahas ilmu-Nya. Ini termasuk perkara wajib dilakukan. Tentang ayat ini, Allah hanya ingin menunjukkan agar seseorang tidak sombong dengan ilmu yang dimilikinya. Pintar, cerdas dan jenius sangat berarti bagi manusia, tapi tidak untuk disombongkan. Dengan ilmu yang dimiliki Allah hanya ingin agar manusia memiliki derajat yang mulia dihadapan manusia dan disisi-Nya, memiliki derajat yang tinggi, tapi bukan setingi-tingginya melebihi pengetahuan-Nya dan kebaikan hidupnya diakhirat kelak.

Pola pikir manusia terbatas, karenanya pengetahuannyapun terbatas, begitupula umurnya. Semua sudah tertakar. Tidak ada yang perlu disombongkan dihadapan manusia apalagi kepada Allah. Ilmu yang dimiliki hanya titipan, jika bermanfaat bisa menyelamatkan dan jika tidak maka akan menjerumuskan pada jurang kebinasaan. Itulah sebabnya, yang ada hanyalah usaha untuk menambah ilmu yang kurang dan menambah amal kebaikan, yang ada hanya keikhlasan dan pelepasan sifat-sifat yang merusaknya dan untuk mencapai titik iman yang mantap dan derajat kemuliaan yang tinggi. Maka orang yang beriman dan berilmu akan diberikan imbalan lebih di dunia dan begitupula di akhirat.

 

ูŠٰุۤงَ ูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆْุۤง ุงِุฐَุง ู‚ِูŠْู„َ ู„َู€ูƒُู…ْ ุชَูَุณَّุญُูˆْุง ูِู‰ ุงู„ْู…َุฌٰู„ِุณِ ูَุง ูْุณَุญُูˆْุง ูŠَูْุณَุญِ ุงู„ู„ّٰู‡ُ ู„َู€ูƒُู…ْ ۚ ูˆَุงِ ุฐَุง ู‚ِูŠْู„َ ุงู†ْุดُุฒُูˆْุง ูَุง ู†ْุดُุฒُูˆْุง ูŠَุฑْูَุนِ ุงู„ู„ّٰู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆْุง ู…ِู†ْูƒُู…ْ ۙ ูˆَุง ู„َّุฐِูŠْู†َ ุงُูˆْุชُูˆุง ุงู„ْุนِู„ْู…َ ุฏَุฑَุฌٰุชٍ ۗ ูˆَุง ู„ู„ّٰู‡ُ ุจِู…َุง ุชَุนْู…َู„ُูˆْู†َ ุฎَุจِูŠْุฑٌ


Artinya: Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. al-Mujadalah/58:11).

Nah, jelaslah bagi orang beriman yang ingin berusaha untuk bersabar menuntut ilmu, mencari dan menggalinya. Mereka akan diebrikan tempat terbaik, khusus dan terpuji. Pada tempat yang mulia dan derajat yang tinggi. Tetapi, perlu diperhatikan adalah tafssahu fil majaalis berlapang-lapang dalam majelis, membuka hati untuk bersabar duduk di majelis ilmu, ikhlas dan berusaha untuk mendengarkan ilmu yang disampaikan hingga akhir penyampaian. Tidak boleh berdiri sebelum majelis itu bubar dan tidak berpikir ingin meninggalkan majelis. Setelah diperintahkan bubar barulah mereka beranjak meninggalkan majelis. Itulah sedikit syarat bagi mereka yang ingin menuntut ilmu disuatu majelis.








Menariknya, menuntut ilmu dalam majelis butuh cinta dan rasa persatuan, guna supaya bisa saling menghargai dan menebarkan sikap berakhlak. Melapangkan dada menerima masukan dan nasehat, menumbuhkan rasa persaudaraan bersama orang-orang yang beriman itu didalam majelis. Ini hanya bisa terjadi dengan adanya Iman dan cinta. Karena itu, menuntut ilmu perlu cinta dan cinta terhadap ilmu ada ciri-cirinya. Maka dibawah ini sedikit saya jabarkan tentang perilaku orang yang cinta terhadap ilmu.

1.      Niat karena Allah saat belajar dan yakin terhadap ilmu yang dimiliki adalah rahmat Allah.

2.      Senang membaca buku.

3.      Selalu ingin mencari tahu tentang ilmu-ilmu Allah, baik Qauliyah maupun Qauniyah.

4.      Memiliki keyakinan bahwa seluruh jagat raya, baik yang nampak maupun tidak adalah ciptaan Allah.

5.      Selalu haus dengan ilmu dan berusaha belajar.

6.      Tawadhu (rendah hati) terhadap ilmu yang dimiliki dan tidak merasa rendah diri serta malu terhadap kegagalan yang dialami.

7.      Tidak berputus asa dalam belajar.

Itulah sedikit perilak orang yang cinta terhadap ilmu.

Pada poin ke delapan telah diungkapkan bahwa salah satu ciri orang yang cinta terhadap ilmu adalah usahanya untuk senantiasa belajar dan tidak berputus asa atasnya. Sedikit saya suguhkan kisa menarik dan singkat seorang ulama besar yang bernama Syaikh Ibnu Hajar al-Atsqolani, sebagai bentuk motivasi bagi seseorang yang sedang belajar dan mungkin sudah berkali-kali namun belum juga dipahami. Simak kisahnya dibawah ini.

“Suatu ketika ada seorang santri yang memiliki daya tangkap yang lemah. Meskipun sudah lama belajar, dia tak kunjung paham-paham. Ia bernama Ibnu hajar, karena lama belajar, tapi tidak paham-paham. Iapun memutuskan untuk pulang kampung. Ia memohon diri kepada gurunya supaya diperbolehkan pulang. Dengan berat hati, sang guru membolehkan Ibnu Hajar pulang, sambil berpesan agar Ibnu Hajar tidak boleh berhenti belajar.

Akhirnya Ibnu Hajar pulang ke rumah. Ditengah perjalanan, hujan turun dengan lebat. Dia terpaksa singgah untuk berteduh disebuah gua. Pada saat digua ia mendengar suara gemericik air, lalu ia mendatangi sumber air tersebut. Ternyata, itu suara gemericik air yang menetes pada sebongkah batu yang sangat besar. Batu besar itu berlubang karena bertahun-tahun terkena tetesan air. Melihat batu yang berlubang tesebut akhirnya Ibnu Hajar merenung. Dia berpikir, batu yang besar dan keras ini lama-lama berlubang hanya karena tetesan air. Kenapa aku kalah dengan batu? Padahal akal dan pikiran tidak sekeras batu ini, itu artinya aku kurang tekun dan lama belajar.

Setelah berpikir, akhirnya Ibnu Hajar kembali lagi ke tempat gurunya untuk menemui gurunya. Iapun belajar lagi dengan penuh semangat. Usaha tersebut tidak sia-sia. Dia berhasil menjadi seorang yang alim, bahkan dapat menulis beberapa kitab. Kini terkenal kitab yang ditulisnya, Fathul Baari Syarah Sahih Bukhari, Bulughul Marom, dan lain-lain. Dari cerita didalam gua itulah, ia diberi sebutan Ibnu Hajar (Anak Batu).

Kisah ini menunjukan betapa pentingnya bersabar dan berusaha, ilmu tidak mungkin bisa dikuasai dengan waktu yang singkat. Butuh waktu yang lama, modal, dan kesabaran. Sabar ketika berada dalam suatu majelis dan tidak ditinggalkan sebelum majelis itu bubar.



Hamba Allah



Harapan terbesar bagi umat Islam sekarang ini adalah semangat untuk belajar. Masyarakat Islam seluruhnya mesti membuka diri mencari tempat-tempat belajar. Terutama berusaha menambah wawasan agamanya, guna meminimalisir besarnya penerimaan ibadah yang dilaksanakannya.

Setelah membaca artikel ini, insya Allah, nyatalah keyakinan kita mengenai keluasan ilmu Allah dan keterbatasan ilmu yang kita miliki. Juga, semangat kita untuk meningkatkan iman dan menambah ilmu kita agar mendapatkan derajat yang mulia di sisi Allah.

 


Sunday, 26 September 2021

Contoh Soal PTS Bahasa Arab SD Kelas 3

 Superprof.co.id


I. PILIHAN GANDA

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar!


 1. ู‡َู„ْ ู‡َุฐَุง Artinya adalah:

a. apakah itu c. siapa itu

b. apakah ini d. siapa ini


 2. ini pena, bahasa arabnya adalah:

a. ู‡ุฐุง  ู…ูƒู†ุณุฉ c. ู‡َุฐَุง ู‚َู„َู…

b. ุฐู„ูƒ ู‚ู„ู…           d. ู‡ุฐุง ู…ู…ุญุงุฉูจ


3. ู…ู† ุชู„ูƒ, artinya adalah:

a. Siapa dia c. apa itu

b. Siapa itu d. apa ini


4. Hal haza.....

a. ูƒุชุงุจ         c. ุฒู‡ุฑุฉ

a. ุทู„ุงุณุฉ         d. ุณุจูˆุฑุฉ


5. ุชู„ูƒ ุณุจูˆุฑุฉ, artinya adalah:

a. Itu pena             c. itu bunga 

b. Itu papan tulis d. itu jendela


6. ุตุจุงุญ ุงู„ุฎูŠุฑ dan ุตุจุงุญ ุงู„ู†ูˆุฑ, artinya adalah:

a. Selamat sore c. selamat malam

b. Selamat pagi d. selamat siang


7. ุตุจุงุญ ุงู„ุฎูŠุฑ, lawan kata untuk menjawabnya adalah:

a. ู…ุณุงุกุงู„ู†ูˆุฑ c. ู„ูŠู„ุชูƒ ุงู„ุณุนูŠุฏู‡

b  ู…ุณุงุก ุงู„ุฎูŠุฑ d. ุตุจุงุญ ุงู„ู†ูˆุฑ


8. ู…ุณุงุก ุงู„ุฎูŠุฑ, lawan kata untuk menjawabnya adalah:

 a. ุณุนูŠุฏ ุงู„ู…ุจุงุฑู‚             c. ู…ุณุงุก ุงู„ู†ูˆุฑ

b. ุตุจุงุญ ุงู„ุฎูŠุฑ             d. ู„ูŠู„ุชูƒ ุงู„ุณุนูŠุฏุฉ


9. ู…ุงุฐุง dan ู…ุง, artinya adalah:

a. Apa          c. Itu

b. Apakah d. ini


10. ู†ู‡ุงุฑูƒ ุณุนูŠุฏ dan ุณุนูŠุฏ ุงู„ู…ุจุงุฑูƒ, artinya adalah:

a. Selamat pagi c. selamat siang

b  Selamat malam d. selamat sore







11. ู…ุงุฐู„ูƒ, artinya adalah: 

a. Apa itu c. apakah itu

b. Apa ini d. apakah ini


12. ุฐู„ูƒ dan ุชู„ูƒ, artinya adalah; 

a. Ini c. itu

b. Apakah d. apa


13. ู‡ูˆ, .......ู‡ู…, kata yang tepat pada kolom titik-titik adalah:

a. ู‡ู…ุง         c. ู‡ูŠ

b. ู‡ูˆ d. ู‡ู†


14. ู‡ูŠ, ู‡ู…ุง, ......., kata yang tepat pada kolom titik-titik adalah:

a. ู‡ูˆ c. ู‡ูŠ

b. ู‡ู… d. ู‡ู†


15. ....., antuma, antum, kata yang tepat pada kolom titik-titik adalah:

a. ุงู†ุช                           c. ุงู†ุชู…

b. ุงู†ุชู† d. ุงู†ุช


16. ุงู†ุช, ุงู†ุชู…ุง, ......., kata yang tepat pada kolom titik-titik adalah:

a. ุงู†ุชู… c. ุงู†ุชู†

b. ุงู†ุช d. ุงู†ุชู…ุง


17. ู‡ู… dan ู‡ู†, artinya adalah:

a. Mereka (L)dan Mereka (P), c. dia (L)dan dia (P)

b. Kalian(L)dan kalian(P),d. kamu(L)danKamu(P)


18. ุงู†ุชู… dan ุงู†ุชู†, artinya adalah:

a. Kamu (L) dan Kamu (P)     c.  kamu berdua (P)

b. dia (L) dan dia (P) d. Kalian (L) dan kalian (P)


19. Saya dan kita, bahasa Arabnya adalah:

a. ุงู†ุง dan ู†ุญู† c. ู‡ูˆ dan ู‡ูŠ

b. ู‡ู… dan ู‡ู† d. ุงู†ุช dan ุงู†ุช


20. ุงู†ุง ู„ูŠ........ุงู†ุช ู„ูƒ, jawaban yang tepat pada kolom titik-titik adalah:

a  ู‡ูˆ ู„ู‡ c. ุงู†ุช ู„ูƒ

b. ู‡ูŠ ู„ู‡ุง d. ู†ุญู† ู„ู†ุง








21. ู†ุญู† ู„ู†ุง, artinya adalah;

a. Saya mempunyai    c. dia mempunyai

b. Kita mempunyai d. kalian mempunyai\


22. Dia mempunyai (P), bahasa arabnya adalah:

a. ุงู†ุช ู„ูƒ c. ุงู†ุช ู„ูƒ

b. ู‡ูŠ ู„ู‡ุง d. ุงู†ุง ู„ูŠ


23. Dimana, bahasa arabnya adalah:

a. ูƒูŠู c.  ุงูŠู†

b. ู‡ู†ุง d. ุฐู„ูƒ


24. Bagaimana, bahasa arabnya adalah:

a. ุงูŠู† c. ูƒูŠู

b. ุฐู„ูƒ d. ุชู„ูƒ


25. Di sini, artinya adalah: 

a. ู‡ู†ุง c. ูƒูŠู

b. ุญู†ุงูƒ                d. ุงูŠู†







II. ESSAY

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar.


lengkapi kosa kata dibawah ini?

.......ู‡ู„ ู‡ุฐุง 

.........ุฐู„ูƒ

............ ู…ู† 


berikan jawaban pada kata di bawah ini?

............................. ุตุจุง ุญ ุงู„ุฎูŠุฑ 

................................. ู…ุณุง ุก ุงู„ุฎูŠุฑ 


lengkapi kosa kata dibawah ini?

.........,  ุงู†ุง ู„ูŠ,.........., .........., ุงู†ุช ู„ูƒ


lengkapi kata dibawah ini: 


ู‡ُูˆَ    .....   ู‡ُู…ْ   ...... ู‡ُู…َุง  ู‡ُู†ََّ           


Lengkapi kosa kata dibawah ini?

  ุงู†ุชู† ......,    ุงู†ุชู…ุง ....... ุงَู†ْุชُู…ْ .........ุงَู†ْุชَ 

Saturday, 25 September 2021

Contoh Kisi-Kisi Bahasa Arab Untuk SD Kelas 3


 Detail Susunan berdasarkan Tabel lihat pada gambar di bawah ini:


Jika teman berminat untuk mengambil artikel ini sebagai contoh, perhatikan gambar di atas. Susunan dengan sempurna sesuai petunjuk pada gambar di atas. Adapun jabarannya adalah sebagai berikut:  

Nama Sekolah :

Tahun Pelajaran :

Mata Pelajaran : Bahasa Arab

Kurikulum : 2013

Kelas : III

Jumlah Soal : 30


 

Tema

Materi

Muatan Pelajaran

KD

Indikator Soal

No Soal

Level Kognitif

Bentuk Soal

Bobot Soal


Isim Isyarah

Sub Tema 1 : Mengenal Isim Isyarah


Subtema 2 : Menghafal Isim Isyarah dan Membedakan Isim Isyarah Laki-Laki dan Perempuan


Subtema 3 : Menghubungkan Isim Isyarah dengan Kosa-Kosa Kata lainnya.


Subtema 4: 

Percakapan Selamat Datang dan Perkenalan



Subtema 5:

Membaca dan menghafal kosa kata benda didalam kelas




Subtema 6:

Menghafal dhomir dan Kosa kata kepemilikan

Bahasa Arab

3.4

Peserta didik dapat mengenal Isim Isyarah

1

L1

PG

1





Peserta didik dapat menghafal mengidentifikasi perbedaan Isim Isyarah Laki-Laki dan Perempuan

2

L1

PG

1






Peserta didik dapat menempatkan isyim isyarah laki-laki atau perempuan pada kosa kata laki-laki atau perempuan.

3

L3

PG

1






Peserta didik dapat membuat contoh isim isyarah dan kosa kata lainnya. 

4

L4

PG

1






Peserta didik dapat menuliskan contoh perbedaan Isim isyarah laki-laki dan perempuan

5

L2

Essay

2




Bahasa Arab

3.1

Peserta didik dapat menghafal Percakapan Selamat datang dan perkenalan dengan berbahasa Arab.

6

L1

PG

1






Disajikan teks  peserta didik dapat mengajak temannya bercakap selamat datang dan perkenalan.

7, 8, 9, 10, 12

L2

PG

1





3.2

Peserta didik dapat mengetahui percakapan atau perkenalan si penanya dan yang menjawab dengan berbahasa arab

13

L2

PG

1




Bahasa Arab

3.6

Peserta didik dapat membaca kosa kata didalam kelas

14

L1

PG

1






Peserta didik dapat menghafal kosa kata didalam kelas baik menunjukkan laki-laki atau perempuan.

15

L1

PG

1






Peserta didik dapat menuliskan kosa kata dalam kelas baik kosa kata laki-laki dan perempuan dan Menghubungkan dengan isim isyarah laki-laki atau perempuan

16 dan 17

L1

PG

1






Peserta didik dapat mempercakapkan kosa kata didalam kelas bersama temannya

18 s/d 21

L1

PG

1






Peserta didik dapat Menghubungkan dan mempercakapkan isim isyarah laki-laki atau perempuan dan Menghubungkan kosa kata didalam kelas.

22 s/d 24

L1

PG

1




Bahasa Arab

3.2

Peserta didik dapat menghafal isim dhomir

25

L1

PG

1






Peserta didik dapat menghafal isim dhomir secara berurutan

26

L1

PG

1






Peserta didik dapat menentukan dan membedakan isim dhomir perempuan dan laki-laki dan perempuan.

27

L2

PG

1





3.3

Peserta didik dapat mengetahui kosa kata kepemilikan

28

L1

PG

1






Peserta didik dapat membedakan kosa kata kepemilikan untuk laki-laki dan perempuan

29

L1

PG

1






Peserta didik dapat Menghubungkan kosa kata kepemilikan laki-laki dan perempuan dan kata benda lainnya.

30

L1

PG

1



Saturday, 18 September 2021

Cabang Mad (Mad Fari'), Wajib Muttashil dan munfasil, Jaiz, Shilah, Shilah Thowilah, Shila Qosirah, dan Mad Lazim Mutsaqqol Qilmi



1. Mad Wajib Muttashil

Adapun arti mad wajib adalah bacaan yang wajib dibaca panjang. sedangkan Muttashil berarti tersambung. Artinya, mad dan hamzah tidak terpisah. Jatuhnya hukum bacaan mad wajib mujttashil ini, yakni ketika ada bacaan mad yang bertemu dengan hamzah (ุก) dalam satu kata atau kalimat. Hukumnya ditahan selama enam harokat atau  ukuran panjangnya tiga alif. Maksudnya enam ketukan atau tiga alif. Perhatikan contoh di bawah ini.    

2. Mad Jaidz Munfasil

Maksud mad jaidz Munfashil yaitu apabila ada mad  asli (thobi’i) yang bertemu dengan huruf hamzah dilain kalimat. Artinya, hamzah yang tidak tergabung dalam satu kata tapi pada kata yang berbeda. Bunyinya ditahan selama lima ketukan atau lima harokat atau dua setengah alif.






3. Mad Shilah

Perlu dipahami bahwa mad shilah itu hanya berlaku ketika diwashol (dibaca sambung. Adapun jika diakhir kalimat maka di sukun. Mad ini terbagi dua. Pengecualian Mad Shilah yaitu Ha’ dhomir pada surat az-Zumar ayat 7 tetap dibaca pendek walaupun memenuhi syarat. Perhatikan contoh di bawah ini.

4. Mad Shilah Thowilah

Ketika ada ha dhomir mufrod mudzakkar yang didahului huruf hidup yang bertemu dengan hamzah. Bunyinya ditahan selama empat atau lima harokat atau empat atau lima ketukan atau dua setengah alif. 








5. Mad Shilah Qosirah

Mad ini biasa juga dikenal dengan sebutan mad sughra. Pengertiannya yakni ketika ha dhomir mufrad mudzakkar yang diawali huruf hidup yang  tidak bertemu dengan hamzah. Dibaca panjang selama dua harokat atau dua ketukan atau satu alif. 

6. Mad Lazim Mutsaqol Kilmi

Yaitu, ketika mad thobi’i bertemu huruf yang bertasydid dalam satu kalimat. Bunyi bacaan panjangnya ditahan selama enam harokat atau tiga alif.